Ketua Gembala Papua Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Tanah Papua

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Forum Gerakan Membelah Hak Orang Asli Papua (Gembala Papua), Othis Suwae, mengimbau para aktivis, organisasi mahasiswa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga Papua untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan. Menurutnya, situasi nasional dan Papua saat ini sedang dalam kondisi tidak stabil sehingga berisiko dimanfaatkan pihak tertentu. (30/08/2025).

Dalam pernyataannya, Suwae menekankan pentingnya kewaspadaan agar masyarakat Papua tidak terprovokasi oleh pihak luar. “Kalau kondisi ini kita kecolongan, dimanfaatkan, atau diciptakan cipta kondisi, lalu kita turun paksa demo, saya yakin pasti akan terjadi anarkis dan situasi itu tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Baca Juga :  Rosalina Kolin: “Stunting Check Anak Gratis, Terima Kasih Polda”

Ia menilai demonstrasi yang tidak terkendali berpotensi disusupi pihak lain dan mengubah keadaan menjadi lebih brutal. Karena itu, ia mengajak semua aktivis dan masyarakat untuk tidak terjebak dalam situasi yang dapat memperburuk keadaan.

Sebagai tokoh muda Papua, Othis Suwae menegaskan bahwa pihaknya telah mencermati kondisi sosial dan politik yang berkembang. Ia menilai situasi saat ini cukup berbahaya dan membutuhkan kebijakan serta kesabaran dari semua pihak.

Baca Juga :  KPU Papua bersiap hadapi sengketa hasil PSU pilgub di MK

“Mari kita sama-sama menjaga Tanah Papua supaya tetap damai. Bapak, mama, keluarga kita bisa bebas mencari nafkah, sementara kondisi ekonomi juga sedang sulit,” katanya.

Suwae juga menyerukan agar tokoh adat, tokoh gereja, kepala suku, pemuda, dan perempuan bersatu menjaga keamanan Papua. Ia berharap semua elemen masyarakat dapat menahan diri demi mencegah konflik.

“Mari kita bijak, berhikmat, dan tetap tahan diri. Tuhan menolong kita semua,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir
Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan
Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei
Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan
Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas
Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan
Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital
Polsek Jagebob Salurkan Bantuan Pupuk dan Dampingi Pemupukan Jagung di Kampung Mimi Baru 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:14 WIB

Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB