Ketua Dewan Pakar MUI Papua: Institusi Polri Harus Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Dewan Pakar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, Prof. Dr. Idrus Alhamdi, S.Ag., M.Si., menyampaikan pandangan akademisnya terkait dinamika dan wacana yang berkembang belakangan ini mengenai posisi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam pernyataannya, Prof. Idrus menegaskan bahwa institusi kepolisian merupakan lembaga negara yang harus dipercaya dan diyakini mampu membantu Presiden Republik Indonesia dalam melakukan mitigasi serta penyelesaian berbagai konflik sosial yang terjadi di Tanah Air.

“Institusi kepolisian harus berada langsung di bawah Presiden. Sangat keliru apabila ada pandangan yang menginginkan Polri berada di bawah salah satu kementerian,” tegasnya.

Baca Juga :  LMA Biak Numfor Ajak Warga Tak Terpengaruh Isu, Jaga Kedamaian

Ia menjelaskan bahwa secara geopolitik dan sosiologis, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki karakteristik berbeda dengan negara benua. Oleh karena itu, menurutnya, Polri harus berada di bawah Presiden selaku kepala pemerintahan agar mampu menjalankan fungsi pengamanan dan stabilitas nasional secara efektif dari Sabang hingga Merauke.

Lebih lanjut, Prof. Idrus menilai bahwa institusi Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Profesionalitas Polri harus terus dikembangkan, sistem kelembagaan dibenahi, serta independensi institusi dijaga agar tetap berada di bawah komando Presiden sebagai pemegang amanah rakyat.

Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak seharusnya berada di bawah kelembagaan lain, karena hal tersebut merupakan bagian dari jati diri dan sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, pandangan yang ingin mengubah posisi Polri tidak merepresentasikan kondisi dan kebutuhan seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Polda Papua Gelar Gladi Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

“Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kami dari Timur Indonesia menegaskan kembali bahwa institusi kepolisian harus berada di bawah Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Idrus berharap agar institusi Polri tetap kokoh, profesional, dan maju bersama rakyat serta Presiden dalam membangun peradaban baru Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.(rd)

Berita Terkait

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama
Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi
Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital
Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura
Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof
Humanis dan Responsif, Bhabinkamtibmas Kampung Asbol Dorong Partisipasi Warga Jaga Kamtibmas
Pererat Sinergitas Melalui Olahraga, Tim Minisoccer Polda Papua Taklukkan Pertamina Patra Niaga dalam Laga Persahabatan
Sat Reskrim Polres Yalimo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Elelim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:27 WIB

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

Kamis, 9 April 2026 - 15:36 WIB

Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 06:23 WIB

Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof

Berita Terbaru