Kepala suku hamadi-tobati serukan kedamaian pasca pemusnahan mahkota cenderawasih

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepala Suku Hamadi-Tobati, Timotius Hamadi, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak terpancing emosi pasca pemusnahan barang bukti sitaan berupa mahkota burung Cenderawasih oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua.

Dalam pernyataannya di Portumbai, Kampung Tobati, Kamis (23/10), Timotius mengaku terkejut saat mengetahui adanya pembakaran mahkota Cenderawasih yang selama ini dianggap sebagai simbol identitas dan kebanggaan masyarakat asli Papua.

“Kami kaget kenapa hal seperti ini bisa terjadi. tapi juga memahami bahwa ini dilakukan untuk tujuan pelestarian dan penegakan hukum,” ujar Timotius.

Ia menegaskan pentingnya dialog dan musyawarah antara masyarakat adat dengan pihak-pihak terkait agar kejadian serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Menurutnya, semua persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa harus menimbulkan gejolak sosial.

“Kita perlu duduk bersama, mencari penyebab dan solusi terbaik. Jangan sampai masyarakat bereaksi secara emosional. Semua masalah bisa diselesaikan lewat musyawarah,” tambahnya.

Timotius juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama yang dapat memicu kemarahan atau tindakan yang merugikan banyak pihak.

Baca Juga :  Polri Hadir di Tengah Aktivitas Pasar, Personel Operasi Lilin Cartenz 2025 Sambang Pasar Pagi Paldam

“Saya imbau masyarakat, khususnya di Kampung Tobati, agar tidak cepat percaya dengan isu-isu yang beredar di Facebook atau media lainnya. Dengarkan dulu penjelasan resmi dari para kepala suku,” katanya.

Sebagai penutup, Kepala Suku Hamadi-Tobati itu menekankan pentingnya menjaga kedamaian di Tanah Papua. Ia mengajak seluruh warga untuk tetap bersatu dan mendukung upaya pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban.

“Papua ini sudah damai dan aman. Mari kita pertahankan itu. Kita cari solusi bersama, bukan dengan emosi. Saya harap masyarakat tetap tenang dan menjaga perdamaian di Jayapura,” tutup Timotius.(rd)

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura
Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif
Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena
Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan
Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Satreskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:44 WIB

Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru