Dari Demokrasi Menuju Persatuan dan Pembangunan Provinsi Papua

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Rabu 08 Oktober 2025, Akan menjadi catatan penting dalam sejarah Papua. Pada hari itu, rakyat Papua akan menyaksikan secara resmi pelantikan. Kaka Matius Derek Fakhiri dan Kaka Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Momentum ini bukan sekedar seremonial politik, tetapi merupakan tonggak baru perjalanan demokrasi dan pembangunan di tanah Papua.

Pelantikan ini membuktikan bahwa rakyat Papua telah menunaikan hak konstitusionalnya melalui proses demokrasi, meski penuh dinamika dan ujian. Kini, dengan ditetapkannya kepemimpinan yang definitif, roda pemerintahan dapat berjalan stabil, program pembangunan dapat dijalankan dengan lebih terarah, dan harapan rakyat Papua dapat diwujudkan.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua: "Pasca Suasana Demokrasi, Semua Pihak Bisa Kembali Bersatu Padu"

Namun kita juga harus kritis; perjalanan menuju pelantikan ini memperlihatkan bagaimana demokrasi bisa diuji oleh konflik kepentingan, politik identitas, dan upaya-upaya melemahkan proses hukum. Oleh karena itu, pelantikan ini harus dimaknai sebagai kemenangan rakyat Papua. bukan sekedar kemenangan kandidat. Sebagaimana dikatakan. filsuf John Locke, Legitimasi sebuah pemerintahan terletak pada persetujuan rakyatnya.”

Maka, sudah saatnya seluruh elemen masyarakat – baik yang dulu berbeda pilihan politik, maupun yang berada di luar lingkaran kekuasaan – menyatukan hati dan langkah. Perbedaan politik, jangan lagi menjadi sekat, tetapi harus diolah menjadi energi untuk membangun Provinsi Papua.

Kepada Generasi Emas Papua, inilah saatnya untuk ikut serta menjadi bagian dari perubahan. Jangan pasif, jangan hanya menjadi penonton. Kuasai ilmu, perkuat karakter, dan jadilah mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah.

Baca Juga :  Menjaga Proses Demokrasi yang Aman dan Kondusif

Karena Papua yang maju bukan hanya tanggung jawab Gubernur dan Wakil Gubernur, tetapi tanggung jawab kolektif kita semua sebagai anak bangsa.

Pelantikan 08 Oktober 2025 adalah titik berangkat, bukan titik akhir. Titik berangkat menuju Papua yang damai, adil, sejahtera, dan bermartabat. Mari kita kawal bersama, mari kita bergandengan tangan, karena Papua adalah rumah kita bersama.

Solie Deo Gloria, Selamat dan Sukses Atas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang baru.(rd)

Berita Terkait

Lewat Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Warga Jayapura Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Patroli Humanis Regu Siaga II Polres Tolikara Jaga Kondusivitas Kota Karubaga
Kapolsek Kelila Bersama Personel dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Terdampak Longsor di Kampung Onggobalo
Wamendagri Dorong Papua Pegunungan Segera Susun Perdasi Penanganan Konflik Sosial
Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Operasi Damai Cartenz
Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Apresiasi Kehadiran Wakil Mendagri Pasca Konflik Wamena
Tokoh Papua Pegunungan Serukan Perdamaian Pascabentrokan di Jayawijaya
Tokoh Lanny Jaya Ajak Seluruh Warga Hentikan Konflik di Wamena
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Lewat Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Warga Jayapura Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:23 WIB

Patroli Humanis Regu Siaga II Polres Tolikara Jaga Kondusivitas Kota Karubaga

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:22 WIB

Kapolsek Kelila Bersama Personel dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Terdampak Longsor di Kampung Onggobalo

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:43 WIB

Wamendagri Dorong Papua Pegunungan Segera Susun Perdasi Penanganan Konflik Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:45 WIB

Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Operasi Damai Cartenz

Berita Terbaru