Ali Kabiay: Pengibaran Bintang Kejora di Inggris Sudah Tidak Relevan. Inggris Tetap Akui Kedaulatan Indonesia dari Aceh hingga Papua

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia Papua, Ali Kabiay, menilai aksi pengibaran bendera kultur Bintang Kejora (BK) saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke London, Inggris, sudah tidak relevan dengan dinamika global saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali Kabiay menyikapi aksi sekelompok warga yang membentangkan bendera BK bertepatan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris pada Kamis (22/1/2026) waktu setempat. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari diplomasi resmi Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Inggris.

Ali menegaskan bahwa isu-isu seperti dekolonisasi, referendum, maupun separatisme tidak lagi menjadi perhatian utama masyarakat internasional. Dunia global saat ini, kata dia, lebih berfokus pada isu strategis seperti pertumbuhan ekonomi, perang dagang, serta dinamika geopolitik internasional.

“Perhatian dunia sekarang tertuju pada persaingan dagang Amerika Serikat dan China, stabilitas ekonomi global, serta kepentingan nasional masing-masing negara,” ujarnya.

Tokoh muda Papua itu juga menekankan bahwa aksi pengibaran BK tidak akan memengaruhi sikap politik Inggris maupun negara-negara lain yang tetap mengakui kedaulatan Indonesia secara utuh, dari Aceh hingga Papua, serta dari Pulau Rote sampai Miangas.

Baca Juga :  Cipayung Plus Papua Nyatakan Dukungan untuk Pemerintah Pusat dan Gubernur Terpilih Papua

Ia menilai gerakan yang mengatasnamakan diri sebagai Free West Papua Campaign di luar negeri tidak sejalan dengan kebutuhan dan realitas dunia saat ini. Menurutnya, dinamika politik global menunjukkan setiap negara kini lebih fokus pada kesejahteraan rakyatnya sendiri dibanding mencampuri kedaulatan negara lain.

Di akhir pernyataannya, Ali Kabiay menyampaikan pesan kepada mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri agar tetap berpegang teguh pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami berharap mahasiswa Papua fokus menuntut ilmu. Kalian adalah aset berharga untuk membangun Papua dan Indonesia ke depan,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Satgas Saber Papua Temukan Sejumlah Komoditas Pangan di Atas HAP dan HET di Keerom
Bidlabfor Polda Papua Bagikan 300 Takjil di Taman Imbi, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan 1447 H
Polres Waropen Gelar Sidak Harga dan Mutu Pangan, Dua Toko Ditegur Jual Beras di Atas HET
Satgas Saber Pangan Papua Beri Teguran kepada Distributor di Jayapura
Satgas Saber Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berbagi Berkah Ramadan, Wakapolda Papua Bersama Ditlantas Bagikan 250 Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan
Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian di Bulan Ramadhan, Ditreskrimum Polda Papua Gelar Buka Puasa Bersama
Satgas Saber Papua Pantau Harga dan Stok Pangan di Jayapura, Jelang HBKN Dipastikan Stabil
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:35 WIB

Satgas Saber Papua Temukan Sejumlah Komoditas Pangan di Atas HAP dan HET di Keerom

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:49 WIB

Bidlabfor Polda Papua Bagikan 300 Takjil di Taman Imbi, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan 1447 H

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:48 WIB

Satgas Saber Pangan Papua Beri Teguran kepada Distributor di Jayapura

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:28 WIB

Satgas Saber Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:06 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Wakapolda Papua Bersama Ditlantas Bagikan 250 Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan

Berita Terbaru