Agus Fatoni Serukan Perdamaian dan Harmoni di Papua, Tokoh Adat dan Agama Ikut Dukung

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, menyerukan ajakan untuk menjaga perdamaian dan harmoni di Tanah Papua. Seruan tersebut disampaikannya dalam pertemuan di Gedung Negara, Selasa (2/9/2025) lalu, bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, Majelis Rakyat Papua (MRP), serta Dewan Perwakilan Rakyat Papua.

Fatoni menegaskan, berbagai elemen di Papua telah sepakat menyuarakan imbauan damai agar situasi tetap kondusif. “Kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan mahasiswa, pemuda, dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga Papua agar tetap aman, damai, dan harmoni,” ujarnya.

Baca Juga :  Densus 88 Edukasi Siswa SPN Papua tentang Ancaman Radikalisme dan Tugas Anti Teror

Senada dengan Fatoni, Ketua MRP Nerlince Manuar bersama tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga menyerukan pesan damai dan harmoni. Seruan tersebut ditujukan kepada pimpinan lembaga keagamaan, masyarakat lintas profesi, pemerintah, aparat penegak hukum, hingga kelompok yang berencana melakukan aksi di Papua.

Dalam pernyataan bersama, terdapat enam poin seruan damai:

1. Pimpinan lembaga keagamaan diminta menyampaikan pesan kesejukan, persatuan, dan kebersamaan.

2. Masyarakat berbagai profesi, organisasi, dan mahasiswa diimbau menahan diri agar tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang merugikan.

3. Kelompok yang berencana menggelar aksi diingatkan bahwa Papua adalah tanah damai yang harus dijaga kehormatannya.

Baca Juga :  Tokoh Agama Ajak Warga Papua Jaga Ketenangan Jelang Keputusan PSU Pilgub di KPU

4. Pemerintah dan aparat diminta mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan dialogis dalam merespons aksi masyarakat.

5. Seluruh masyarakat Papua diajak berdoa dan berpuasa untuk pemulihan, kedamaian, serta harmoni.

6. Semua pihak diminta tidak menyebarkan hoaks dan menjaga etika dalam berkomunikasi di media sosial.

Fatoni berharap seruan ini dapat memperkuat semangat persaudaraan di Papua. “Papua adalah tanah yang diberkati, kita harus menjaganya bersama demi kedamaian dan kemajuan bersama,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru