Kapolda Papua Tengah: Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi Pasca Putusan MK

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., menegaskan kesiapan aparat keamanan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan di delapan kabupaten pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada 2024. Dalam jumpa pers usai apel kesiapan Harkamtibmas di Mapolres Nabire, Selasa (4/1/2025).

Terang Kapolda, “Di Papua Tengah ada delapan kabupaten dan satu provinsi yang masuk dalam wilayah hukum Polda Papua Tengah. Kami tidak memberikan peringkat kerawanan, tetapi semua daerah kami siagakan untuk mengantisipasi potensi gejolak pasca putusan MK. Situasi bisa berubah kapan saja, dan kami harus siap menghadapi segala kemungkinan,”.

Baca Juga :  Kapolda Papua Tengah Laksanakan Commander Wish dengan Motto "Komunikasi untuk Kenyamanan"

Untuk menjaga stabilitas keamanan, sebanyak 1.614 personel gabungan telah disiagakan, terdiri dari 1.229 personel Polda Papua Tengah, 100 personel Brimob Polda Papua, 100 personel Brimob dari satuan lain, serta 185 personel TNI. Kapolda menegaskan bahwa pengamanan akan dilakukan secara humanis, tetapi tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang berusaha mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Disisi lain, Kapolda menyoroti insiden yang terjadi di Intan Jaya saat Pilkada, di mana konflik antar pendukung pasangan calon mengakibatkan korban jiwa serta aksi yang terjadi di lokasi pembakaran sejumlah bangunan. Kapolda memastikan bahwa aparat akan terus memantau perkembangan situasi dan bertindak tegas terhadap kelompok yang mencoba mengganggu keadaan kamtibmas diwilayah Papua Tengah pasca putusan MK.

Baca Juga :  Kapolda Cup 2025 Dapat Apresiasi dari Atlet, Jovan Marco: Momentum Pembinaan Prestasi Anak Muda Papua

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Aparat keamanan akan bekerja maksimal serta memastikan situasi tetap aman dan damai,” tutup Kapolda.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru