Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oksibil – Kepala Distrik Kalomdol, Yanto Wayam, mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Dalam keterangannya, Yanto Wayam menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi provokasi, terutama yang berkaitan dengan agenda-agenda dari kelompok tidak bertanggung jawab terutama menjelang 1 Mei 2026 yang menurut sebagian orang sebagai Hari Aneksasi Papua dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di daerah tersebut.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang ingin mengacaukan kedamaian. Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan di tanah yang kita cintai ini,” ujar Yanto.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Cartenz 2026 Hari Ke-8, Polda Papua Fokus Penegakan dan Edukasi Lalu Lintas

 

Sebagai Kepala Distrik sekaligus tokoh masyarakat, ia juga mengajak warga untuk bersama-sama mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap kondusif di Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurutnya terkait telah ditangkapnya para buronan KKB, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

 

“Aparat keamanan telah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Mereka hadir untuk melindungi masyarakat dan menjaga kedamaian. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga mendukung upaya tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Imbau TPN-OPM Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

 

Yanto Wayam juga menekankan bahwa terciptanya kondisi yang aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keharmonisan serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan daerah.

 

“Semua ini kita lakukan demi Pegunungan Bintang yang aman, damai, dan sejahtera. Mari kita jaga kebersamaan serta persatuan demi masa depan daerah yang lebih baik,” pungkasnya.(RD)

Berita Terkait

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan
Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian
Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Rabu, 22 April 2026 - 18:56 WIB

Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB

Senin, 20 April 2026 - 19:39 WIB

Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

Berita Terbaru