Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinak – Kepala Suku Besar Sinak, Kabupaten Puncak, Daebenus Murib, mengimbau seluruh masyarakat di Distrik Sinak, khususnya di wilayah Lambewi dan Bina, agar tidak terlibat atau bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

 

Imbauan tersebut disampaikan pasca penindakan yang dilakukan aparat TNI di Distrik Kembru yang mengakibatkan jatuhnya korban, termasuk dari kalangan warga sipil.

 

Dalam situasi tersebut, Daebenus menekankan pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dengan tidak terlibat dalam aktivitas kelompok bersenjata.

 

“Peristiwa di Kembru harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh untuk ikut bergabung dengan kelompok bersenjata, karena dampaknya sangat merugikan masyarakat sendiri,” ujar Daebenus Murib.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Jaga Kamtibmas

 

Ia juga meminta agar seluruh pihak korban mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan penanganan yang adil dan terarah.

 

“Seluruh korban agar dapat menyerahkan semua tanggung jawab kepada Pemerintah Daerah dan Bupati Puncak untuk menyelesaikannya secara baik dan bijaksana,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Daebenus secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak tinggal ataupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada kelompok KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib maupun Lekagak Telenggen. Ia menilai keterlibatan masyarakat hanya akan memperbesar risiko dan memperpanjang konflik.

Baca Juga :  Polda Papua Kembali Menyentuh Masyarakat di Pedalaman Melalui Operasi Rasaka Cartenz 2025

 

“Saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang bergabung atau tinggal bersama KKB. Hindari segala bentuk keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung, agar kejadian seperti di Kembru tidak terulang kembali,” tegasnya.

 

Sebagai tokoh adat, Daebenus juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan keamanan wilayah, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang dapat memecah belah.

 

“Mari kita jaga kebersamaan, hidup damai, dan tetap setia menjaga keutuhan NKRI. Jangan mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik di tengah masyarakat,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas
Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81
Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua
Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81
Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI
Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi
Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi
Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI

Berita Terbaru

Cartenz

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:03 WIB