Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas melaksanakan kegiatan dialog interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Wujudkan Tertib Berlalu Lintas di Jalan Raya” yang disiarkan secara langsung dari Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Kasubdit Regident Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, Kompol Viky Pandu Widhapermana, S.H., S.I.K., M.H. serta Kepala Subbagian Administrasi Santunan Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua Raya Paul Rikson Rumbekwan, S.T., dan dipandu oleh presenter Arul Firmansyah.

Turut hadir Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.

Dalam paparannya, Kompol Pandu menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 merupakan operasi kepolisian kewilayahan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran lalu lintas serta menekan kejadian kecelakaan dan fatalitas korban.

“Berdasarkan data tahun 2025, tercatat 2.035 kasus kecelakaan lalu lintas di Papua, dengan 178 korban meninggal dunia, 1.038 korban mengalami luka berat, dan 1.979 korban luka ringan. Data ini menunjukkan bahwa risiko cedera akibat kecelakaan lalu lintas masih tergolong tinggi,” jelas Kompol Pandu.

Baca Juga :  Sinergi Ditlantas Polda Papua dengan RRI Pro 1 Jayapura, Patroli Udara Sampaikan Informasi Lalu Lintas Terkini

Ia menambahkan, sebagian besar kecelakaan lalu lintas di Papua disebabkan oleh faktor perilaku pengendara, terutama konsumsi minuman beralkohol yang berdampak pada penurunan konsentrasi, refleks, dan kemampuan pengendalian kendaraan.

“Sekitar 65 hingga 70 persen kecelakaan lalu lintas dipicu oleh pengendara dalam kondisi terpengaruh alkohol. Kondisi ini secara medis sangat berbahaya karena meningkatkan risiko kecelakaan fatal,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Cartenz 2026 mengedepankan tiga pendekatan, yakni preemtif dan preventif masing-masing sebesar 40 persen, serta penegakan hukum sebesar 20 persen.

“Upaya preemtif dan preventif meliputi edukasi keselamatan berkendara, kampanye kesehatan berlalu lintas, serta pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan,” katanya.

Sementara itu, Paul Rikson Rumbekwan dari Jasa Raharja menjelaskan bahwa lembaganya memiliki peran penting dalam penanganan pasca kecelakaan, khususnya dalam pemberian santunan kepada korban sebagai bentuk perlindungan dasar negara.

“Sepanjang tahun 2025, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp38,2 miliar di wilayah Papua Raya. Besarnya nilai santunan ini berkaitan erat dengan tingginya biaya perawatan medis korban kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Papua Lakukan Pengawasan Pengelolaan Dana BOS di Kabupaten Merauke, Papua Selatan

Ia menjelaskan, santunan diberikan maksimal Rp20 juta untuk korban luka-luka dan Rp50 juta bagi korban meninggal dunia, dengan mekanisme berbasis laporan kepolisian. Namun, korban kecelakaan yang berada di bawah pengaruh alkohol tidak termasuk dalam jaminan santunan.

Dialog interaktif ini juga membuka ruang partisipasi publik, di mana masyarakat menyampaikan masukan terkait peningkatan patroli, pengawasan di titik rawan kecelakaan, serta perlunya sanksi tegas terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Menutup kegiatan tersebut, Polda Papua mengimbau masyarakat untuk menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berkendara dalam kondisi tidak fit, menghindari konsumsi alkohol sebelum berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi batas usia dan aturan berlalu lintas. Upaya pencegahan adalah kunci utama menurunkan angka cedera dan kematian di jalan raya,” pungkas Kompol Pandu.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru