Pemuda Adat Papua Apresiasi Kapolri atas Penetapan Polri di Bawah Presiden

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua, Jan Cristian Arebo, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dedikasinya dalam mendorong penguatan kelembagaan Polri yang kini secara resmi berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Keputusan tersebut diplenokan dalam Sidang DPR RI yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026. DPR RI melalui Komisi III menyatakan dukungannya agar Polri tetap berada di bawah Presiden sebagai bagian dari amanat Reformasi 1998.

“Ini merupakan kemajuan besar. Keputusan DPR RI menempatkan Polri langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian, adalah pembaruan penting bagi institusi Polri,” ujar Arebo kepada wartawan di Jayapura, Senin (26/1/2026).

Menurut Arebo, keputusan tersebut membawa harapan dan semangat baru bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat Indonesia. Ia berharap Polri semakin konsisten menerapkan prinsip Presisi—Prediktif, Responsif, dan Transparan dalam penegakan hukum.

“Dengan keputusan ini, saya berharap Polri terus maju, semakin profesional, responsif, dan transparan dalam melayani masyarakat sesuai dengan motto Polri,” katanya.

Arebo juga menambahkan bahwa masyarakat berharap Polri dapat semakin dekat dan bersinergi dengan rakyat, serta menjadi lembaga yang dipercaya dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Kepala Distrik Oksop Ungkap Kondisi Wilayahnya Pasca Kembalinya Para Pengungsi

Sementara itu, Sidang DPR RI juga menegaskan bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan langkah historis untuk menegaskan Polri sebagai alat negara yang bersifat sipil, profesional, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan mandat Reformasi 1998. Ia menjelaskan bahwa pascareformasi, Polri dipisahkan dari TNI dan memiliki momentum untuk membangun ulang doktrin, struktur organisasi, serta sistem akuntabilitas guna memperkuat jati diri Polri sebagai institusi sipil yang profesional.(rd)

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura
Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif
Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena
Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan
Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Satreskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:44 WIB

Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru