Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh pemuda Papua, Steve R. E. Mara, mengajak generasi muda untuk memahami sejarah secara utuh sekaligus memperkuat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Dalam pesan reflektifnya, Steve menegaskan bahwa tanggal 1 Mei 1963 merupakan bagian penting dari sejarah integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah diakui secara hukum internasional. Oleh karena itu, pemahaman terhadap sejarah dinilai penting sebagai landasan dalam membangun masa depan Papua.

 

Ia juga menekankan peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah. Menurutnya, anak muda Papua perlu terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam pendidikan maupun keterampilan, agar dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga :  Herman Doga: Kerukunan Masyarakat Tetap Dijaga Usai Putusan MK

 

“Generasi muda Papua harus memahami sejarah secara utuh, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Steve mengingatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjebak dalam perdebatan masa lalu yang berpotensi memecah belah. Ia mengajak semua pihak untuk lebih fokus pada upaya membangun masa depan Papua yang lebih baik dan sejahtera.

Baca Juga :  Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir

 

“Jangan terjebak masa lalu, mari fokus membangun masa depan Papua,” tambahnya.

 

Pesan tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai kunci utama dalam menciptakan Papua yang damai. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat harmoni sosial serta mendukung pembangunan nasional.

 

Seruan ini menjadi bagian dari refleksi 1 Mei yang mengedepankan nilai persatuan, pemahaman sejarah, serta komitmen bersama untuk menjaga Papua sebagai bagian sah dari NKRI.(RD)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru