Polda Papua dan Pemprov Papua Selatan Lakukan Pengawasan Penggunaan Dana Pendidikan di Kabupaten Merauke

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dalam upaya memperkuat pengawasan penggunaan dana pendidikan, Polda Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan melakukan pengawasan langsung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Merauke.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pokja Pencegahan, Kombes Pol Erick K. Sully, yang bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kombes Pol Erick menjelaskan, pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mencegah praktik penyimpangan dana dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pelayanan publik, termasuk sektor pendidikan, berjalan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta motivasi belajar generasi muda Papua Selatan,” ungkap Erick.

Tim yang dipimpin Erick melakukan pemantauan langsung di dua sekolah, yakni SMP Buti Merauke dan SMA KPG Merauke. Di sana, mereka memeriksa kelayakan sarana dan prasarana pendidikan, keamanan lingkungan belajar, serta kenyamanan bagi siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga :  Kapolda Cup 2025 Dapat Apresiasi dari Atlet, Jovan Marco: Momentum Pembinaan Prestasi Anak Muda Papua

Wakil Kepala Sekolah SMP Buti Merauke, Matheis Laritmas, S.Pd, menjelaskan bahwa setiap peserta didik memperoleh dana BOS sebesar Rp1.680.000 per tahun. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), yang mencakup standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarana prasarana, pengelolaan, hingga penilaian pendidikan.

“Dana BOS digunakan untuk penyediaan pembelajaran bermutu, pengembangan kurikulum, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah,” jelas Matheis.

Namun, Matheis juga menambahkan bahwa sekolah seringkali harus bergantung pada dana BOS sebagai sumber utama untuk operasional dan kegiatan pendidikan. Jika dana BOS tidak mencukupi, orang tua siswa terkadang memberikan bantuan sukarela untuk menutupi kekurangan.

Di SMA KPG Merauke, tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, serta pengawasan penggunaan anggaran. Kepala Sekolah SMA KPG Merauke menjelaskan bahwa dana BOS digunakan untuk kegiatan operasional sekolah, termasuk honorarium bagi guru honorer yang diberikan sebesar Rp2.000.000 per orang per bulan.

“Selain itu, kami juga mengelola asrama siswa dengan sekitar 180 penghuni, meskipun kapasitas idealnya hanya untuk 70 siswa,” ungkap Kepala Sekolah.

Baca Juga :  Polda Papua Pastikan Penanganan Medis Korban Kerusuhan Yalimo di RS Bhayangkara Berjalan Maksimal

Kondisi asrama yang melebihi kapasitas ideal ini menjadi perhatian, karena membutuhkan dukungan lebih untuk mencukupi kebutuhan makan dan tempat tinggal siswa. Sebagian besar kebutuhan dapur asrama didukung oleh bantuan dari Dinas Pendidikan dan dana hibah dari Pemerintah Provinsi, namun masih ada keterbatasan dalam hal fasilitas dan kapasitas asrama.

Kepala Sekolah berharap agar dinas-dinas terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi asrama dan fasilitas pendidikan yang ada.

“Kami berharap ada upaya lebih dari pemerintah untuk membantu memperbaiki fasilitas dan memastikan bahwa setiap siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Kegiatan pengawasan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa dana pendidikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran, guna mendukung pengembangan kualitas pendidikan di wilayah Papua Selatan, serta meningkatkan kesejahteraan dan motivasi belajar para siswa.(rd)

Berita Terkait

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare Tiba di Manokwari
Wakapolda Papua Barat Tinjau Pulau Mansinam Jelang HUT Pekabaran Injil [PI]
Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme
Polda Papua Barta Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Perayaan HUT PI KE-171
Perkuat Sinergitas Guna Implementasi KUHP dan KUHAP Baru, Polda Papua Gelar Coffee Morning Criminal Justice System
Wakapolda Papua Barat Laksanakan Pertemuan Bersama Rektor Perguruan Tinggi di Manokwari
Apel Pagi SPN Polda Papua, Ka SPN Tekankan Peran Strategis Polsek dalam Pelayanan Masyarakat
Hari Kedua Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Ditlantas Polda Papua Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Pengendara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:05 WIB

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare Tiba di Manokwari

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:41 WIB

Wakapolda Papua Barat Tinjau Pulau Mansinam Jelang HUT Pekabaran Injil [PI]

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:49 WIB

Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:41 WIB

Polda Papua Barta Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Perayaan HUT PI KE-171

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Sinergitas Guna Implementasi KUHP dan KUHAP Baru, Polda Papua Gelar Coffee Morning Criminal Justice System

Berita Terbaru