Gerakan Pangan Murah Polda Papua Barat dimulai, Harga Sembako Lebih Ramah Kantong

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari — Polda Papua Barat menggelar Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis, 14 Agustus 2025, yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Bulog Manokwari ,para Pejabat Utama Polda PB serta berbagai kalangan masyarakat.

Acara terpusat secara daring dari Mabes Polri ini dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan sosial dan peninjauan stan bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Untuk wilayah Polda Papua Barat, pelaksanaan kick off berlangsung di Halaman Mapolda Papua Barat, dengan penyaluran beras SPHP sebanyak 16 Ton yang dijual langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Bhayangkari Daerah Papua Salurkan 800 Alkitab dan 1.600 Paket Makanan Bergizi dalam Kegiatan KKR Anak Se-Kota Jayapura

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Beny Ady Prabowo,S.H.,S.I.K.,M. Kom
menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Program ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, Bulog, dan instansi terkait dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi di tengah dinamika harga pasar,” tutur Kombes Pol Beny

Baca Juga :  Di Hari Ketiga, Polda Papua Gelar Tes CAT Psikologi yang Diikuti 1000 Casis Bintara Polri

Papua Barat termasuk dalam zona 3 wilayah Indonesia, dengan harga beras SPHP yang dipatok sebesar Rp60.000 per karung isi 5 kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga eceran di pasaran yang mencapai Rp67.000.

Gerakan Pangan Murah Polda Papua Barat ini masih akan terus digelar hingga Desember 2025, sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru