KPU Papua Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Saling Klaim Kemenangan PSU

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Diana Dorthea Simbiak, mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh saling klaim kemenangan pasangan calon pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua. Sabtu (9/8/2025).

Diana menegaskan, hingga saat ini KPU adalah satu-satunya lembaga yang berwenang mengumumkan hasil resmi pemilihan. “Kita berharap pengumuman hasil secara resmi itu disampaikan oleh KPU. Jadi kita harus sabar dan tenang,” ujarnya, menanggapi maraknya klaim kemenangan yang bersumber dari lembaga survei masing-masing paslon.

Baca Juga :  Polda Papua Lakukan Pengawasan Pengelolaan Dana BOS di Lima Sekolah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan

Ia menjelaskan, proses penghitungan dan rekapitulasi suara dilakukan sesuai aturan, tahapan, dan regulasi yang berlaku. “Ketika kita sudah rekap untuk satu kota dan delapan kabupaten, barulah kita akan membaca keseluruhan dan menetapkan siapa yang memperoleh suara terbanyak,” jelasnya.

Baca Juga :  Dialog Interaktif Bahas “Wujudkan Generasi Muda Papua Bebas Narkoba” Di Stasiun LPP RRI Jayapura

KPU Papua mengingatkan masyarakat untuk mengacu hanya pada hasil resmi KPU yang dilindungi oleh undang-undang. “Kita berharap masyarakat menunggu saja hasil dari KPU. Karena itu adalah lembaga yang secara hukum sah menyampaikan hasil pemilihan,” tegas Diana.

Imbauan ini juga menjadi peringatan bagi semua pihak agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, demi menjaga situasi tetap kondusif pasca-PSU.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru