Polda Papua Lakukan Pengawasan Pengelolaan Dana BOS di Lima Sekolah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua melalui Tim Pokja Pencegahan yang dipimpin Dirbinmas Polda Papua Kombes Pol Erick K. Sully, S.I.K. melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemantauan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lima sekolah yang berada di wilayah Provinsi Papua Selatan, Rabu (22/10/2025).

Adapun sekolah yang menjadi sasaran pengawasan meliputi SD YPPK St. Agustinus Banpel, SD Inpres Seringgu, SD Inpres Mangga Dua, SD Inpres Polder Merauke, dan SMK Negeri 3 Merauke.

Kegiatan ini turut diikuti oleh Kompol Sarwoko, S.Sos (Kasubbagdumasanwas), Kompol Kesaina Taime (PS Kasubdit satpam/Polsus), AKP Beddu Rachman (PS kasubdit II intelkam), Ipda Titik Iriyani, S.H. (Pamin Uranev Subbagdumasanwas), Ipda Yudhy Parinding (Pamin Uranev Subbagdumasanwas), Ipda Aliga Rumkabu (Pamin 3 Subbagrenmin Ditbinmas)

Dalam keterangannya, Kombes Pol Erick K. Sully menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penggunaan Dana BOS dan Program Indonesia Pintar (PIP) di lingkungan sekolah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, transparan, serta tepat sasaran.

Baca Juga :  Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan dana pendidikan dilakukan secara akuntabel dan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi para siswa dan tenaga pendidik. Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperkuat sistem tata kelola yang bersih dan transparan,” ujar Kombes Pol Erick.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan sejumlah kendala umum di beberapa sekolah, seperti keterbatasan ruang kelas, kekurangan guru berstatus ASN, hingga kondisi sarana prasarana yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Selain itu, beberapa sekolah juga mengeluhkan ketidaksesuaian data Dapodik dengan jumlah siswa riil, serta keterlambatan penyaluran dana operasional yang berdampak pada kegiatan pembelajaran.

Meski demikian, seluruh kepala sekolah menyatakan bahwa penggunaan Dana BOS telah dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur. Dana tersebut umumnya dialokasikan untuk pembelian alat tulis, perlengkapan belajar, pembayaran honor guru honor, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Tim Pokja juga memberikan rekomendasi dan pembinaan langsung kepada pihak sekolah terkait mekanisme pelaporan keuangan serta penguatan administrasi sekolah.

Baca Juga :  Sat binmas dan sie propam polres tolikara gelar bhakti sosial untuk penyandang disabilitas dan panitia hut jemaat gereja ebenhaezer ke-49

“Kami berharap hasil pengawasan ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih baik,” tambah Kompol Sarwoko.

Kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya Polda Papua mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tanah Papua melalui sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat pendidikan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, terutama di bidang pendidikan yang menjadi salah satu sektor prioritas pembangunan di Tanah Papua.

“Polri hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga pengawasan dan pembinaan agar pelayanan publik, termasuk pendidikan, berjalan dengan baik. Langkah ini menunjukkan semangat kolaboratif dalam membangun Papua yang cerdas dan berintegritas,” ujar Kabid Humas.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru