Tokoh Intelektual Jayawijaya Imbau Warga Tidak Terprovokasi Isu Penolakan Militer Non Organik

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 06 November 2025, Tokoh intelektual Jayawijaya, Sem Kogoya, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan isu penolakan penempatan Militer Non Organik di wilayah Jayawijaya.

Sem Kogoya menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait penolakan Militer Non Organik sudah disampaikan secara resmi melalui jalur konstitusional, baik di tingkat DPRD Kabupaten Jayawijaya, DPR Provinsi Papua Pegunungan, hingga DPR RI di Jakarta. Ia meminta seluruh masyarakat, terutama generasi muda dan kelompok forum penolakan, untuk menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak menggelar aksi lanjutan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas di wilayah Kab. Jayawijaya.

Baca Juga :  Subsatgas Keladi Sagu Berikan Pengobatan Bagi Ibu dan Balita yang Alami Sakit Batuk Pilek di kab. Yalimo

“Saya harap adik-adik saya dan seluruh masyarakat Jayawijaya tetap tenang. Tidak perlu ada aksi demo lanjutan karena aspirasi sudah diterima secara resmi oleh lembaga-lembaga perwakilan rakyat. Mari kita kawal bersama dan jangan beri ruang bagi pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk membuat kekacauan di Wamena,” ujar Sem Kogoya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini muncul di tengah informasi bahwa terdapat upaya dari kelompok tertentu yang berencana mengambil alih isu penolakan Militer Non Organik dari forum masyarakat sebelumnya. Sem Kogoya menilai langkah tersebut berpotensi menimbulkan aksi lanjutan berskala besar yang justru dapat memperkeruh situasi dan mencederai aspirasi masyarakat Jayawijaya yang telah disampaikan secara damai.

Baca Juga :  Satgas Keladi Sagu Polres Yahukimo Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Ia menekankan bahwa menjaga ketertiban dan kedamaian di Jayawijaya adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kita jangan mau dimanfaatkan oleh pihak yang ingin menunggangi isu ini untuk kepentingan lain. Wamena harus tetap aman dan damai,” tegasnya.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru