Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegunungan Bintang – Kamis 23 April 2026, Ketua Harian Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Tujuh Sub Suku Kabupaten Pegunungan Bintang, Antonius Uropmabin, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya pasca penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin serta menjelang momentum 1 Mei 2026.

 

Dalam pernyataannya di Distrik Oksibil, Antonius menegaskan bahwa himbauan yang disampaikan kepada masyarakat bertujuan untuk meredam situasi agar tetap kondusif di tengah berkembangnya berbagai isu yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau bersifat hoaks.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Baca Juga :  Tokoh Papua Pegunungan Ajak Warga Menahan Diri Pasca Konflik Antar Kelompok di Jayawijaya

 

Terkait penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin dan rekannya, Antonius menyampaikan bahwa masyarakat perlu menyikapi hal tersebut secara bijak serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak keamanan. Ia menilai langkah tersebut penting guna menghindari munculnya konflik baru di tengah masyarakat.

 

“Dalam situasi seperti ini, kita harus percaya dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan. Jangan sampai kita terprovokasi dan justru memperkeruh keadaan,” tegasnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat adat terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan, serta tidak terpengaruh oleh ajakan atau isu yang dapat memecah belah persatuan.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur

 

Selain itu, Antonius berkomitmen untuk menggerakkan seluruh jajaran Dewan Adat Aplim Apom Sibilki agar aktif memberikan himbauan kepada masyarakat, baik menjelang 1 Mei maupun dalam menyikapi dinamika keamanan pasca penangkapan tersebut.

 

“Kami dari Dewan Adat siap mendukung penuh upaya menjaga keamanan di Bumi Aplim Apom. Masyarakat harus tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian di wilayah ini,” tambahnya.

 

Dengan adanya peran aktif tokoh adat dalam memberikan edukasi dan himbauan, diharapkan situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang tetap aman, serta potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, khususnya pasca penangkapan DPO KKB dan menjelang momentum penting yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.(RD)

Berita Terkait

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas
Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81
Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua
Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81
Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI
Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi
Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi
Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI

Berita Terbaru

Cartenz

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:03 WIB