Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura – Tokoh masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang pasca insiden yang terjadi di area pendulangan tradisional Kali Kabur di wilayah Distrik Tembagapura, Minggu 08 Maret 2026.

Dalam penyampaiannya, Derek menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu memang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para pendulang yang menggantungkan hidup mereka di kawasan tersebut. Namun demikian, ia menilai situasi secara umum mulai kembali kondusif setelah adanya penanganan dari aparat keamanan bersama para tokoh masyarakat setempat.

“Kejadian di Tembagapura beberapa waktu lalu kita ketahui ada masyarakat yang menjadi korban, namun semuanya sudah ditangani oleh aparat bersama para tokoh yang ada di Tembagapura agar tidak terjadi hal-hal yang lebih besar,” ujarnya.

Derek juga menegaskan bahwa kawasan Kali Kabur pada dasarnya merupakan tempat masyarakat mencari nafkah sehingga tidak seharusnya menjadi lokasi konflik ataupun kekacauan yang dapat merugikan warga.

Baca Juga :  Satgas Sikat Cartenz Eksis Laksanakan Patroli

“Lokasi Kali Kabur itu bukan tempat perang, melainkan tempat masyarakat mencari makan. Karena itu tidak boleh ada kekacauan di sana,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa kelompok masyarakat dari luar wilayah yang datang untuk mendulang emas juga telah diingatkan agar mengikuti aturan yang berlaku dan tidak membuat keributan selama berada di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Derek turut mengungkapkan bahwa salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tersebut adalah anggota keluarganya sendiri, yakni Ehanus Mom, seorang warga dari Distrik Kwamki Narama yang datang ke Tembagapura untuk mendulang emas guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Korban yang meninggal salah satunya adalah keluarga saya sendiri, Ehanus Mom. Ia datang dari Kwamki Narama untuk mendulang demi mencukupi kebutuhan keluarganya,” ungkap Derek.

Baca Juga :  Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pihak keluarga telah berupaya menerima kejadian tersebut dengan lapang dada setelah bertemu di rumah duka bersama para tokoh masyarakat dan aparat keamanan.

“Keluarga sudah mengikhlaskan dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, aparat keamanan, serta para tokoh yang ada di Tembagapura dengan harapan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Secara tidak langsung, Derek berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak menciptakan konflik baru di kawasan pendulangan tersebut. Ia juga berencana mengumpulkan para tokoh masyarakat di Tembagapura untuk membahas langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan di kawasan Kali Kabur.

Menurutnya, keamanan sangat penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi mereka secara aman di wilayah Kabupaten Mimika.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:33 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru