Tokoh Adat Keerom Dukung Penegakan Hukum oleh Satgas Ops Damai Cartenz

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh adat Papua sekaligus Kepala Suku Besar Wikaya Kabupaten Keerom, Herman Yoku, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya konsisten menjaga stabilitas keamanan serta menegakkan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua.

Menurut Herman Yoku, tindakan tegas yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat sipil dari berbagai aksi brutal yang dilakukan oleh KKB. Ia menilai bahwa kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz bukan hanya berperan sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen negara untuk menciptakan rasa aman dan kedamaian bagi seluruh warga Papua.

Baca Juga :  HUT ke-77 Polwan, Polwan Polda Papua Hadirkan Bakti Sosial dan Himbauan Humanis kepada Masyarakat

“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah Satgas Ops Damai Cartenz yang terus konsisten dalam penegakan hukum terhadap KKB,” ujar Herman Yoku saat memberikan keterangan pada Kamis (17/7/2025).

Lebih lanjut, Herman Yoku menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan kriminalitas yang dilakukan KKB sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Papua. Ia dengan tegas mengutuk aksi-aksi tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga ketertiban serta keamanan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Sinergi Polri dan Tokoh Agama: Bantuan Sosial Disalurkan ke Pegunungan hingga Koya Koso

Sebagai mantan komandan KKB, Herman Yoku turut menyerukan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan perdamaian berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin merusak keharmonisan yang telah kita bangun. Papua adalah tanah damai, dan sudah saatnya kita kembali hidup rukun tanpa kekerasan,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru