Simon Kossay Ajak Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Dukung Pembangunan Berlandaskan Nilai Pancasila

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, tokoh muda Papua Simon Kossay mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mendukung pembangunan daerah dengan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 sendiri mengusung semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Menurut Simon Kossay, Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat, termasuk di Tanah Papua yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang tinggi.

Baca Juga :  Bersama Polda Papua, Pelatihan Gada Pratama Lahirkan 88 Satpam Berintegritas

Ia menilai nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

Simon juga mengajak generasi muda Papua untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga toleransi, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang berjalan di Papua akan memberikan manfaat yang optimal apabila didukung oleh situasi keamanan yang kondusif serta semangat persatuan dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Pdt. Niko: Jangan Terprovokasi, Mari Syukuri Hasil Pemilihan

“Pancasila mengajarkan kita tentang persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan demi masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Simon Kossay.

Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang ada.(Red)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru