Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ustadz Ismail Asso, membongkar dugaan praktik nepotisme yang masif di tubuh pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangannya. jumat, 25 september 2026.

Menurutnya, diduga seluruh jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPD saat ini berbau nepotisme dan diisi oleh orang-orang dekat Gubernur.

Dugaan. “Hampir Seluruh Jawatan OPD dan SKPD yang ada hari ini berbau nepotisme. Orang-orang yang bisa ditenggarai masih hubungan family, keluarga dan orang dekat, nepotisme ini yang berjalan,” tegas Ismail Asso.

Baca Juga :  "Percaya Proses, Tolak Provokasi"

Ironisnya, lanjut, pengisian jabatan tersebut dilakukan tanpa melihat kualifikasi dan profesionalisme. Para pejabat karir yang merintis dari bawah justru disingkirkan.

“Tanpa kualifikasi bahwa mereka adalah orang-orang yang profesional di bidang nya, tetapi SK begitu tiba-tiba muncul. Dan seluruh pejabat yang meniti karir dari bawah yang profesional sampai hari ini di-nonaktifkan, di-nonjob-kan,” ungkapnya.

Ismail Asso juga menyoroti status kepegawaian yang janggal. Menurutnya, hampir seluruh pejabat di Papua Pegunungan saat ini hanya mengantongi SK Pejabat Sementara (PJS).

Baca Juga :  Menanti Putusan MK, Warga Papua Diminta Waspada Isu SARA

“SK yang seluruh OPD yang ada di Provinsi Papua Pegunungan adalah SK PJS. Ini juga harus perlu ditelusuri oleh pihak kepegawaian Republik Indonesia,” desaknya.

Untuk itu, ia mendesak Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk segera turun tangan mengaudit dan menelusuri keabsahan SK PJS tersebut.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik

Berita Terbaru