Semangat Nasionalisme Tumbuh di Akar Rumput: Ondoafi Kayo Batu Gelar Sosialisasi Kebangsaan dan Bansos Presiden

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Keondoafian Kayo Batu menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan yang dipadukan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Presiden Prabowo Subianto di kediaman Keondoafian Kayo Pulau, Deplat Kanan, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat Port Numbay ini bertujuan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan mulai dari tingkat kampung. Dalam kesempatan tersebut, Keondoafian Kampung Kayo Batu kembali menyalurkan paket sembako bantuan Presiden untuk kedua kalinya kepada masyarakat adat setempat.

Pesuruh Ondoafi Kampung Kayo Batu, Alex Pui, mengatakan kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi formal, tetapi juga bentuk nyata menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air di akar rumput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kita sebagai masyarakat adat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan yang dimulai dari kampung,” ujar Alex.

Ia menegaskan, nilai-nilai nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata seperti mempererat solidaritas antarwarga dan menjaga ketertiban lingkungan.

Baca Juga :  Program Si-ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025 Polres Pegunungan Bintang Kegiatan Belajar

“Wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalis adalah dasar kemajuan bangsa. Ketika masyarakat memiliki kepedulian tinggi, maka akan tumbuh rasa kekeluargaan yang mempererat persatuan,” jelasnya.

Alex juga menyoroti pentingnya pendidikan nilai persatuan bagi generasi muda.

“Anak-anak muda perlu belajar tentang nilai persatuan agar dapat bersama membangun Tanah Papua yang lebih maju,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Barisan Merah Putih (BMP) RI Kampung Kayo Batu, Thomas Makanuay, yang menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar pengetahuan, melainkan cara pandang dan sikap hidup yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dan majemuk. Kita berbeda suku, agama, bahasa, dan adat, tetapi dipersatukan oleh Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” ujar Thomas.

Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman disintegrasi seperti penyebaran hoaks, perpecahan karena perbedaan pandangan, dan menurunnya semangat gotong royong.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mengingatkan bahwa Indonesia akan kuat jika rakyatnya bersatu,” tegasnya.

Baca Juga :  Subsatgas Si-Ipar Dorong Kreativitas Anak-Anak di Kabupaten Yalimo Lewat Kegiatan Menggambar dan Melukis

Thomas berharap kegiatan sosialisasi kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan meneguhkan komitmen terhadap keutuhan NKRI.

“Setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan menolak segala bentuk kekerasan atau paham yang memecah belah bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kampung Kayo Batu, Sarah Pui, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui kegiatan tersebut.

“Saya berterima kasih atas perhatian pemerintah. Semoga kegiatan seperti ini berlanjut, karena banyak anak muda di kampung kami yang perlu pembinaan,” ungkapnya.

Warga lainnya, Deky Morin, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan sosial yang diterima.

“Bansos dari Bapak Presiden sangat membantu kami, terutama bagi pemuda dan orang tua di kampung ini,” katanya.

Ia menilai kombinasi antara sosialisasi kebangsaan dan penyaluran bantuan sosial merupakan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah membantu kami dan menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru