Satu Personil Polri Korban Anarkisme Massa di Jayapura Masih Dirawat Intensif

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Kelompok Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua pada Rabu (15/10) di Kota Jayapura berubah menjadi aksi anarkis yang menimbulkan kerugian baik moril maupun materil. Aksi yang sedianya menjadi ruang demokrasi untuk menyampaikan aspirasi, justru mencederai ketertiban umum.

Dalam insiden tersebut, dua mobil dinas milik Kepolisian mengalami kerusakan, satu unit mobil milik PDAM Kota Jayapura dibakar massa, serta tiga orang mengalami luka akibat lemparan batu. Dua di antaranya merupakan anggota Kepolisian, dan satu lainnya adalah warga sipil yang diketahui berprofesi sebagai pedagang bakso.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polda Papua Gelar Patroli Udara Bersama RRI Pro 1 Kota Jayapura

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyayangkan aksi yang berujung ricuh tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak Kepolisian telah memberikan ruang untuk penyampaian pendapat di lokasi yang telah ditentukan, namun massa tetap memaksa melakukan long march yang dapat menyebabkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

“Seharusnya massa tetap menyampaikan aspirasi dengan damai di tempat yang telah ditentukan, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum,” ujar Kombes Cahyo, Kamis (16/10).

Saat ini, salah satu korban luka yakni Bripka I Putu Andri Juliantara, anggota Polsek Muara Tami, masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara akibat luka robek parah di bagian dahi yang mengenai dasar tulang.

Baca Juga :  Tokoh Papua Pegunungan Serukan Perdamaian Pascabentrokan di Jayawijaya

”Korban menderita pendarahan aktif Luka robek tidak beraturan pada dahi dan direncanakan akan dilakukan CT Scan dan dikonsulkan ke Dokter spesialis. Kami mendoakan agar korban lekas pulih dan dapat kembali bertugas seperti biasa,” tutup Kombes Cahyo.

Sementara itu, situasi di Jayapura kini kembali kondusif aktifitas masyarakat kembali berjalan normal seperti biasa. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban umum.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru