Sat Binmas Polres Sarmi Polda Papua Siapkan Lahan Ketahanan Pangan Guna Persiapan Penanaman Jagung

- Penulis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sat Binmas Polres Sarmi bersama penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Sarmi melakukan kegiatan olah tanah seluas 8000 m² di Lahan depan Mapolres Sarmi. Kegiatan olah tanah ini dilakukan oleh Personil Sat Binmas dengan menggunakan Traktor Roda Dua (TR 2), pada Jumat (23/05/25).

Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melalui Kasat Binmas, AKP Yulianus Mapeni menjelaskan bahwa Polres Sarmi menyiapkan lahan seluas 1,2 Hektare (12000) m² dan lahan yang sudah siap tanami seluas 0,8 Hektare (8000) m².

Baca Juga :  ‎Demo Ricuh Lantaran Ingin Long March, Polisi Amankan Empat Penanggung Jawab Massa Aksi

“Mengolah tanah adalah membalik dan menggemburkan struktur tanah agar menjadi gembur, sehingga memudahkan perakaran untuk masuk ke dalam tanah dan memudahkan akar tanaman menyerap unsur hara. Kegiatan pengolahan tanah akan sangat mempengaruhi proses budidaya selanjutnya,” ujarnya.

Kasat Binmas menambahkan, tahapan-tahapan dalam kegiatan pengolahan tanah ini yaitu membersihkan areal (land-clearing), Land clearing bermaksud membersihkan area terhadap pepohonan, semak-semak dan alang-alang atau tumbuh-tumbuhan lainnya yang sudah dilaksanakan waktu lalu. Kini persiapan lahan sudah mencapai 80 persen dan semoga Minggu depan bisa 100 persen sehingga siap di tanami jagung.

Baca Juga :  Melalui Patroli Dialogis yang dilakukan Sat Samapta Polres Sarmi, hubungan masyarakat dengan Polri semakin Harmonis

“Saat ini yang dilakukan adalah menghancurkan bongkah tanah hasil pengolahan tanah pertama yang besar menjad lebih kecil dan sisa tanaman dan gulma yang terbenam dipotong lagi menjadi lebih halus sehingga akan mempercepat proses pembusukan,” tambahnya.

Dalam pengolahan kedua ini dilakukan proses penggemburan atau proses pencampuran antara bahan organik dengan tanah. Proses ini dimaksudkan agar bahan organik dapat menyatu dengan lapisan olah tanah.(rd)

Berita Terkait

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas
Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat
Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat
Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran
Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai
Kebakaran Hanguskan Belasan Ruko di Jalan Irian–Trikora Wamena, Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penanganan
Rangkaian Perayaan Paskah, Kapolresta “Toleransi dan Kebersamaan Adalah Kunci Utama Kondusifitas Kamtibmas”
Polres Tolikara Tingkatkan Patroli Rutin, Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 05:43 WIB

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas

Selasa, 7 April 2026 - 05:42 WIB

Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 06:58 WIB

Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat

Senin, 6 April 2026 - 06:57 WIB

Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran

Minggu, 5 April 2026 - 07:22 WIB

Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai

Berita Terbaru