Produksi Jagung Naik, Dewan Adat Kalbar Minta Polri Fasilitasi Pelatihan Petani

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Koordinator Wilayah Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat, Ayandi, mengapresiasi dukungan Polri dalam pembinaan petani jagung yang telah mendorong peningkatan produksi. Ia berharap pelatihan lanjutan dapat difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas petani.

“Ke depan, kami berharap ada pelatihan untuk kelompok tani, khususnya terkait teknologi pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida sesuai standar, agar hasil panen lebih optimal,” ujar Ayandi, Minggu (8/6/2025).

Sebelumnya, Polda Kalbar menghadirkan Profesor Ali Zum Mashar, akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), untuk melatih petani mengenai pengolahan lahan. Hasilnya, produktivitas jagung meningkat signifikan.

Baca Juga :  Penerimaan Siswa Baru SMA, SMP dan SD di Kabupaten Manokwari dikawal ketat oleh Polresta Manokwari 03 Juli 2025

“Dulu satu hektare menghasilkan dua hingga tiga ton. Sekarang bisa enam sampai tujuh ton, berkat pendampingan langsung dari Polri dan semangat gotong royong yang mereka dorong,” ungkap Ayandi.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan di wilayahnya, serta mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto.

Ayandi menegaskan dukungan penuh terhadap program Swasembada Pangan dalam misi Asta Cita. Ia berharap pemerintah juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, dan pestisida kepada kelompok tani.

Baca Juga :  Musa Yare : Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu Kerusuhan Yalimo

“Sebagai pelaku pertanian, saya tahu satu hektare butuh banyak tenaga dan biaya. Jika kelompok tani dibekali mesin panen dan mesin pemipil jagung, akan jauh lebih efisien,” ujarnya.

Presiden Prabowo yang hadir dalam acara panen raya mengaku bangga atas capaian produksi jagung yang digagas Polri. Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut hasil panen mencapai hingga 2,54 juta ton dari lahan seluas lebih dari 344 ribu hektare.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Berita Terbaru