Polda Papua Tengah, Siagakan 1.614 Personel Jelang Putusan MK

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada 2024, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., menegaskan bahwa aparat keamanan siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di 8 kabupaten di wilayahnya.

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah apel kesiapan Harkamtibmas di Mapolres Nabire, Selasa (04/02/2025), Kapolda menginformasikan bahwa seluruh daerah berada dalam status siaga.

“Dalam wilayah hukum Polda Papua Tengah, kami tidak mengklasifikasikan daerah berdasarkan tingkat kerawanan, namun kami memastikan bahwa semua lokasi telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gejolak. Situasi bisa berubah sewaktu-waktu, dan kami harus siap menghadapi segala skenario,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :  Polda Papua Gelar Rekonsiliasi Internal SAKTI Satker dan Satwil Semester II TA 2026

Lebih lanjut Kapolda menambahkan, untuk memastikan keamanan, sebanyak 1.614 personel gabungan telah dikerahkan, terdiri dari 1.229 personel Polda Papua Tengah, 100 personel Brimob Polda Papua, 100 personel Brimob Pastiga, serta 185 personel TNI.

“Pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis, namun tindakan tegas akan diambil terhadap individu atau kelompok yang berusaha mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” Kata Kapolda.

Baca Juga :  Polda Papua Hadir Mengawal Demokrasi: Pengamanan PSU Papua 2025 Mendapat Apresiasi Masyarakat

Kapolda juga mengingatkan insiden yang terjadi di Intan Jaya selama Pilkada, di mana bentrokan antarpendukung pasangan calon menyebabkan korban jiwa dan pembakaran beberapa bangunan. Ia menegaskan bahwa aparat akan terus memantau perkembangan situasi dan akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang berupaya memperkeruh keadaan setelah putusan MK.

“Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Kami berkomitmen untuk bekerja maksimal demi memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” pungkas Kapolda.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru