KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok, Satgas Ops Damai Cartenz Amankan Desa Sekitar

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Aksi kejahatan bersenjata kembali terjadi di wilayah Papua. Pada Selasa pagi (7/10/2025) sekitar pukul 07.45 WIT, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel membakar bangunan SMP Negeri Kiwirok di Desa Sopamikma, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Melalui pantauan, terdeteksi sekitar 16 orang tak dikenal tengah melakukan pembakaran fasilitas pendidikan tersebut. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama, Satgas Pamtas Yonif RK 753, Satgas Prayuda (Mamta), Satgas BAIS, Satgas Rajawali dan Polsek Distrik Kiwirok segera bergerak menuju lokasi, namun para pelaku telah melarikan diri ke arah Desa Delpem.

Untuk mencegah aksi lanjutan, tim kemudian melakukan pengamanan di Desa Mangoldolki yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian, guna mengantisipasi pembakaran terhadap SD Negeri Kiwirok.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Ops Lilin Cartenz 2025 Perketat Pengamanan Arus Mudik di Bandara Udara Sentani

Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H. mengecam keras aksi pembakaran tersebut.

“Serangan terhadap sekolah adalah tindakan keji yang menargetkan masa depan anak-anak Papua. Ini bukan hanya kejahatan terhadap negara, tetapi juga terhadap kemanusiaan. Kami akan terus memburu para pelaku dan memastikan wilayah Kiwirok tetap aman,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Bangunan SMP Negeri Kiwirok ini bukan pertama kali menjadi sasaran KKB. Pada tahun 2021, sekolah yang sama juga pernah dibakar oleh kelompok tersebut. Sejak saat itu, proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke SMP Negeri 1 Oksibil di Kota Oksibil.

Baca Juga :  Ayub Kobogau Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi

Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika melihat pergerakan mencurigakan. Aparat keamanan selalu hadir untuk melindungi dan menjamin keselamatan warga,” ujar Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Aksi pembakaran terhadap fasilitas pendidikan ini kembali menunjukkan upaya KKB menebar ketakutan di tengah masyarakat. Namun demikian, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum di Tanah Papua.(rd)

Berita Terkait

Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi
Tokoh Pemuda Adat Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tidak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat
Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan
Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua
GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi
Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi
Tegaskan Tanggung Jawab Bersama, Tokoh Adat Suku Ohee Tolak Aksi yang Ganggu Keamanan di Jayapura
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:33 WIB

Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:32 WIB

Tokoh Pemuda Adat Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tidak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:30 WIB

Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:44 WIB

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

Berita Terbaru