Polda Papua Ikuti Vicon Persiapan Gerakan Pangan Murah Polri, Wujudkan Stabilitas Harga dan Ketahanan Sosial

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua turut serta dalam video conference (vicon) rapat persiapan Gerakan Pangan Murah Polri yang digelar oleh Mabes Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam mendukung program nasional stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya beras, Kamis (07/08/25).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., diikuti oleh seluruh Polda jajaran secara virtual, termasuk Polda Papua yang mengikuti dari Aula Cendrawasih. Hadir mendampingi Irwasum Polri, antara lain Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si.

Dalam arahannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Polri memiliki tanggung jawab moral dan strategis dalam menjaga stabilitas sosial melalui pengendalian harga pangan.

“Stabilitas harga beras merupakan indikator awal stabilitas keamanan. Kenaikan harga pangan secara signifikan bisa memicu gangguan kamtibmas. Untuk itu, Polri harus hadir, tidak hanya secara simbolik, tapi betul-betul turun langsung dalam pengawasan, distribusi, hingga edukasi kepada masyarakat,” tegas Irwasum Polri.

Ia juga menekankan agar harga beras SPHP tidak melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi), serta mencegah praktik penimbunan dan pencampuran dengan beras lain. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala melalui pelaporan berbasis posko dan studi banding ke wilayah yang telah berhasil menjalankan program serupa.

Baca Juga :  Hafidha Syedania Borong Enam Emas, Finswimming Kapolda Cup 2025 Dapat Apresiasi Tinggi

Dirut Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dalam pemaparannya menyampaikan kesiapan pihak Bulog untuk bekerja sama dengan Polri di seluruh wilayah.

“Kami siap mendukung penuh Gerakan Pangan Murah Polri. Kolaborasi ini penting untuk menjangkau masyarakat secara langsung, terutama di wilayah yang akses distribusinya masih terbatas,” ungkap Dirut Bulog.

Sementara itu, Irjen Pol. Anwar dari As SDM Kapolri mendorong jajaran Polda untuk memanfaatkan koperasi internal (PRIMKOPPOL) dalam penyaluran beras SPHP.

“Melalui PRIMKOPPOL, kita bisa lakukan penyaluran langsung ke masyarakat. Ajukan permohonan ke Bulog, dan pastikan proses distribusi berlangsung transparan dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Dalam sesi berikutnya, peserta juga mendapat penjelasan teknis mengenai penggunaan aplikasi Klik SPHP, termasuk skema harga dasar dan HET yang terbagi dalam tiga zona wilayah. Untuk Zona 1, harga dasar sebesar Rp11.000/kg dengan harga jual maksimal Rp12.500/kg; Zona 2 Rp11.300/kg dengan harga jual maksimal Rp13.100/kg; dan Zona 3 Rp11.600/kg dengan harga jual maksimal Rp13.500/kg.

Baca Juga :  Polda Papua Barat dan Pemprov Papua Barat Tandatangani Nota Kesepahaman Peningkatan Produktivitas Pertanian Jagung

Kakorbinmas Baharkam Polri melalui perwakilan Tim Gugus Tugas Polri menyampaikan bahwa penyaluran beras SPHP wajib dalam kemasan 5 kg dan tidak boleh dicampur atau dikemas ulang. Beras hanya boleh dijual kepada konsumen akhir, dan seluruh transaksi wajib dilaporkan melalui aplikasi Klik SPHP.

Deputi I Badan Pangan Nasional, Dr. I Gusti Ketut Astawa, S.Sos., M.M., menambahkan bahwa untuk menjadi pelaksana SPHP Beras, koperasi atau outlet harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif.

“Komitmen dan tanggung jawab dalam distribusi sangat penting. Kami minta semua pelaksana menandatangani surat pernyataan pelaksanaan SPHP, termasuk menjaga harga jual dan keutuhan barang,” tegasnya.

Dari Polda Papua, kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Irwasda, Karo SDM, Dirbinmas, Dirreskrimsus, Kabidkeu, Kabid Humas, Kabidpropam, serta Penata Kebijakan Madya TK III. Jajaran Polda Papua juga didampingi oleh perwakilan dari Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat.

Kegiatan ditutup dengan kesimpulan bahwa sinergi antara Polri, Bulog, dan instansi terkait sangat penting dalam menjamin ketersediaan pangan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru