Polda Papua Barat Berikan Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari – Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., serta dihadiri Ibu Pakor Polwan Polda Papua Barat Kompol Agustina Sineri S.Pd beserta personel Polwan Polda Papua Barat dan jajaran. Jumat (27/2)

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan paparan kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh Iptu H. Irma Mayasari A.Md.Kep., S.K.M sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai kesehatan reproduksi, mulai dari definisi kesehatan secara fisik, mental, sosial, hingga pemahaman tentang fungsi dan sistem reproduksi manusia sesuai standar kesehatan yang dianjurkan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan RI.

Dalam paparannya, Iptu H. Irma Mayasari A.Md.Kep., S.K.M menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi merupakan kondisi sejahtera secara utuh yang berkaitan dengan fungsi dan peran sistem reproduksi, bukan sekadar bebas dari penyakit. Edukasi ini juga menekankan pentingnya pengetahuan sejak usia remaja, mengingat masa pubertas merupakan periode transisi yang ditandai perubahan fisik maupun psikologis yang signifikan.

Baca Juga :  Buka Pekan Olahraga, Kapolri Tegaskan Soliditas Polri-TNI-APH untuk Indonesia

Materi yang disampaikan meliputi tahapan perkembangan remaja menuju dewasa, perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan, perubahan psikologis remaja, serta pentingnya menjaga perilaku sehat guna menghindari risiko pergaulan bebas dan dampak negatif seks pranikah, seperti infeksi menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pola hidup sehat, khususnya bagi remaja perempuan saat menstruasi, antara lain menjaga kebersihan organ reproduksi, konsumsi makanan bergizi, serta pentingnya menjaga kesehatan mental dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., menyampaikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari pembinaan personel, khususnya Polwan, agar memiliki pemahaman kesehatan yang baik serta mampu menjadi contoh di lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangat penting sebagai bekal menjaga kualitas hidup dan masa depan. Kami berharap seluruh personel Polwan dapat memahami materi ini dengan baik dan menjadi agen edukasi bagi keluarga maupun masyarakat, sehingga tercipta generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial,” ujar Wakapolda Papua Barat.

Baca Juga :  Subbid Provos Polda Papua Gelar Operasi Gaktibplin Kendaraan Dinas di Mako Polda Papua

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kesehatan reproduksi merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan pembinaan dan edukasi sosial yang berdampak langsung pada kesehatan serta masa depan generasi muda.

“Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para personel, khususnya Polwan, dapat menjadi agen edukasi di lingkungan kerja maupun masyarakat, sehingga pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat tersampaikan secara luas,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi sebagai bekal menuju generasi yang sehat, berkarakter, dan berkualitas di masa depan.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru