Perkuat Kerukunan Beragama, Kabid Humas Sosialisasikan “Kurikulum Cinta” dan Sistem Peringatan Dini Konflik Sosial

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan harmoni di Tanah Papua melalui pendekatan preemtif yang humanis.

Hal ini ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., saat memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Kurikulum Cinta dan Early Warning System (EWS) Peringatan Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan bagi penyuluh lintas agama di Kota Jayapura, Kamis (18/12/2025).

Dalam paparannya, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa Papua memiliki karakteristik sosial budaya dengan keberagaman yang sangat tinggi. Oleh karena itu, potensi benturan antarkelompok harus dideteksi sejak dini agar tidak berkembang menjadi konflik terbuka yang mengancam stabilitas nasional.

“Polda Papua mengedepankan pendekatan soft power melalui ‘Kurikulum Cinta’ dan penguatan Sistem Peringatan Dini (SPD). Kami ingin memastikan setiap potensi gesekan diidentifikasi dengan cepat melalui fungsi intelijen, peran Bhabinkamtibmas, serta sinergi erat dengan tokoh agama dan tokoh adat,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjabarkan tahapan penanganan konflik sosial yang berlandaskan pada UU No. 7 Tahun 2012, meliputi pencegahan, penghentian konflik dan pemulihan pascakonflik.

Kombes Pol. Cahyo menekankan bahwa penyuluh lintas agama memiliki peran krusial dalam memberikan edukasi yang menyejukkan. Melalui pemantauan informasi yang berkelanjutan dan komunikasi yang intensif, penyuluh dapat membantu Polri dalam memitigasi berita hoaks atau provokatif yang bernuansa keagamaan.

Baca Juga :  Polda Papua Turut Sukseskan Pengukuhan Paskibraka dan Upacara Taptu HUT ke-80 RI

“Tujuan utama kita adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai, meningkatkan toleransi, serta melindungi jiwa dan harta benda masyarakat. Pendekatan kultural menjadi kunci utama menjaga kerukunan di Papua,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh lintas agama dapat berperan aktif sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan pesan-pesan damai, memperkuat toleransi, serta membantu mendeteksi dan mencegah potensi konflik sosial berdimensi keagamaan sejak dini.(rd)

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi Gabungan, Karo Ops Polda Papua Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab Personel
Hari Ke-2 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas
Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Lakukan Supervisi Pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Jayapura
Polda Papua Dukung Aksi Donor Darah PSMTI di Jayapura, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan
Polda Papua Gelar Anev Harian Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Humanis
Polda Papua Gelar Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026, Personel Ditekankan Layani Masyarakat Secara Humanis
Kapolda Papua Gandeng Dealer Kendaraan Dukung Turnamen Voli Kapolda Cup
Satgas Pangan Polda Papua Lepas Distribusi 137 Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Jelang Idul Fitri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 11:16 WIB

Pimpin Apel Pagi Gabungan, Karo Ops Polda Papua Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab Personel

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:19 WIB

Hari Ke-2 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Lakukan Supervisi Pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:05 WIB

Polda Papua Dukung Aksi Donor Darah PSMTI di Jayapura, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:26 WIB

Polda Papua Gelar Anev Harian Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Humanis

Berita Terbaru