Pemuda Adat Tabi: Warga Harus Jadi Garda Terdepan Perdamaian di Papua

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tingkat provinsi pada Agustus mendatang, seruan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat di Papua.

Salah satunya datang dari Ketua Presidium Pemuda Adat Tabi Wilayah Kota Jayapura, Fran Reynould Thejo, yang mengajak seluruh warga di Kota Jayapura dan sekitarnya untuk bersatu menjaga kedamaian di Tanah Papua.

Dalam pernyataannya, Fran menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif, mengingat situasi sosial-politik di Papua saat ini masih diwarnai berbagai dinamika, mulai dari isu kekerasan di wilayah Papua Pegunungan hingga penyebaran informasi di media sosial yang berpotensi memicu ketegangan.

Baca Juga :  Polres Jayapura Tegaskan Kesiapan Pengamanan PSU dan Netralitas Polri dalam Dialog Interaktif "Polisi Menyapa" RRI Jayapura

“Saya mengajak seluruh warga Kota Jayapura dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan damai. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Papua yang lebih baik,” ujar Fran, Kamis (12/6/2025).

Lebih lanjut, ia menghimbau kaum intelektual, pemuda, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu dan tindakan yang terjadi di wilayah Papua.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat memberikan dukungan moril kepada aparat keamanan yang selama ini berupaya keras menciptakan stabilitas di tengah tantangan yang ada.

Baca Juga :  Hari Kelima Program Pemulihan Profesi PNPP Polda Papua, Personel Dibekali

“Langkah-langkah yang diambil aparat keamanan bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Kita harus melihat ini secara bijak dan tetap mengedepankan dialog serta kebersamaan,” tegasnya.

Fran menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja kolektif seluruh warga. Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar saling bahu membahu menciptakan suasana damai menjelang agenda politik penting di Papua.

“Marilah kita bergandengan tangan – pemuda, mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat – untuk membantu aparat keamanan menjaga Papua tetap aman dan damai,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru