“LSM Papua Bangkit Ajak Masyarakat Fokus Bangun Ekonomi, Bukan Euforia Politik”

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Hengky Jokhu selaku Ketua LSM Papua Bangkit, menyampaikan pesannya usai gelaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua. Ia menegaskan, demokrasi di tanah Papua seharusnya menjadi ajang kebersamaan, bukan justru terjebak dalam perdebatan soal suku dan agama.

“Pemilihan Gubernur ini bukan hal baru bagi kita. Otonomi Khusus sudah jelas mengatur, bahwa Gubernur harus Orang Asli Papua dan dipilih secara demokratis. Itu sudah kita jalani. Kalau masih ada yang tidak puas, silakan gunakan jalur hukum, bukan dengan membangun isu sektarian,” tutur Hengky dengan nada tegas namun tenang.

Baca Juga :  Kasatgas Humas Operasi Rasaka Cartenz Bahas Soal Tujuan Program Si-Ipar

Bagi Hengky, politik adalah ruang kompetisi yang sehat. Ia mengingatkan, mengaitkan pejabat dengan latar belakang agama, suku, atau ras justru bisa menjadi racun yang menggerogoti demokrasi. “Di Maluku Utara, masyarakat bisa berdemokrasi tanpa narasi sektarian. Kenapa kita di Papua tidak bisa?” ujarnya memberi contoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hengky menegaskan, siapapun yang maju—selama ia Orang Asli Papua—punya hak yang sama untuk dipilih. “Ini jabatan politik lima tahun. Kalau kinerjanya baik, rakyat akan memilih lagi. Jadi tidak perlu ada perpecahan hanya karena perbedaan pilihan,” katanya.

Baca Juga :  “Hadirkan kembali rasa Kebahagiaan dari Anak-anak Papua, Subsatgas Si-Ipar Hadir kembali di Kampung Mbuah Tengah, Kab.Nduga"

Lebih jauh, ia mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam euforia politik yang bisa memicu perpecahan. Menurutnya, tantangan utama Papua hari ini bukan lagi soal politik identitas, melainkan pembangunan ekonomi setelah pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Mari kita hentikan narasi negatif. Jangan sampai masyarakat Papua sendiri yang dirugikan. Fokuslah membangun ekonomi, karena dari situlah stabilitas dan pertumbuhan bisa kita wujudkan bersama,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom
Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif
Januaris Iba Ajak Pejabat di Papua Jalankan Amanah Berlandaskan Nilai Agama
Tokoh Gereja di Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan Terkait Yahukimo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:53 WIB

Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:52 WIB

Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:57 WIB

Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:56 WIB

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru