Kepala Suku Besar Puncak Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Wilayah Ilaga

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilaga, Senin 02 Maret 2026 – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah, khususnya di Kota Ilaga, Kabupaten Puncak.

Dalam penyampaiannya, Abelom menyoroti dinamika keamanan di sejumlah wilayah lain yang sebelumnya relatif aman namun kini mulai terdengar bunyi tembakan akibat aktivitas kelompok bersenjata. Ia mengingatkan agar kondisi serupa tidak terjadi di Puncak.

“Di beberapa wilayah lain yang dulu aman, sekarang sudah mulai terdengar bunyi tembakan. Kita di Puncak harus belajar dari situasi tersebut dan menjaga kampung kita supaya tetap tenang dan aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz, Hadirkan Bantuan untuk Warga Mimika

Secara tidak langsung, ia menjelaskan bahwa setiap keberadaan kelompok bersenjata biasanya akan diikuti dengan upaya penindakan oleh aparat keamanan, yang berpotensi menimbulkan baku tembak dan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat berdampak pada terganggunya aktivitas warga, mulai dari berkebun, berdagang, hingga kegiatan sehari-hari lainnya.

Abelom juga mengingatkan bahwa apabila gangguan keamanan kembali terjadi, masyarakat berpotensi mengalami pengungsian serta kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal dan nyaman.

“Kalau situasi tetap aman seperti sekarang, kita bisa ke kebun, ke pasar, dan menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa rasa takut. Itu yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari Kesebelas Operasi Keselamatan Cartenz-2025 Polda Papua: Polda Papua Gelar Razia Kendaraan

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau aktivitas yang dapat memicu gangguan keamanan. Ia menekankan pentingnya kesadaran dalam menjaga wilayah agar tetap kondusif demi keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Puncak .

Peran kepala suku sebagai figur tokoh yang memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat dinilai strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, sehingga himbauan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami secara luas oleh warga setempat.(rd)

Berita Terkait

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua
Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB