Lambert Pekikir: Jangan Ada Intimidasi, Biarkan Demokrasi Berjalan di Keerom

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Tokoh Pejuang dan Pencetus Keerom Damai, Lambert Pekikir menyampaikan seruan terbuka kepada seluruh masyarakat Kabupaten Keerom.

Himbauan tersebut disampaikan Lambert sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan proses demokrasi berjalan damai, jujur, dan adil di wilayah perbatasan Papua tersebut.

“Untuk PSU Gubernur Provinsi Papua besok, tidak boleh ada intimidasi. Biarkan rakyat memilih dan biar semua proses berjalan demokratis seperti yang kita inginkan,” tegas Lambert saat ditemui di kediamannya, Selasa (05/8/2025).

Ia menekankan bahwa seluruh masyarakat harus diberi kebebasan sepenuhnya dalam menggunakan hak pilih tanpa tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, pemilu yang bersih dan bebas dari intervensi adalah fondasi penting bagi masa depan demokrasi di Papua.

Baca Juga :  Tokoh Adat Sentani Ajak Warga Papua Dukung Aparat Jaga Kamtibmas Pasca PSU Pilgub Papua

Sebagai tokoh yang dikenal luas atas komitmennya dalam membangun semangat perdamaian di Kabupaten Keerom, Lambert Pekikir turut mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga para simpatisan calon gubernur untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif selama proses PSU berlangsung.

“Saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi dan keamanan agar pelaksanaan PSU Gubernur Provinsi Papua berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Papua ini milik kita bersama. Jangan sampai kita dikorbankan hanya karena kepentingan politik sesaat,” tambahnya.

Himbauan Lambert Pekikir diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga perdamaian dan kelancaran proses demokrasi. Di tengah dinamika politik yang terjadi, peran para tokoh lokal dianggap sebagai pilar utama dalam menenangkan situasi serta meredam potensi konflik.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polda Papua Gelar Patroli Udara Bersama RRI Pro 1 Kota Jayapura

Pengamat sosial-politik lokal, Yohanis Wonda, menyebut bahwa suara tokoh seperti Lambert Pekikir memiliki bobot besar di mata masyarakat.

“Beliau adalah figur damai yang sudah terbukti menjaga Keerom tetap aman dalam berbagai situasi. Himbauan seperti ini punya pengaruh besar dalam mencegah eskalasi di lapangan,” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Dengan pelaksanaan PSU yang tinggal menghitung hari, seluruh pihak diimbau untuk mengedepankan semangat persatuan dan demokrasi yang sehat.

Keberhasilan PSU tidak hanya bergantung pada penyelenggara dan aparat keamanan, tetapi juga pada partisipasi aktif dan kedewasaan masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru