Jhony Banua Rouw: Usai PSU, Saatnya Bersatu

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Intelektual Papua, Jhony Banua Rouw, S.E., menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Papua untuk menatap ke depan dengan semangat persatuan usai Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 6 Agustus 2025.

Menurutnya, demokrasi adalah bentuk kedaulatan rakyat yang wajib dihormati semua pihak, baik kandidat, partai pendukung, tim sukses, maupun simpatisan. Ia mengingatkan bahwa pesta demokrasi tidak boleh diwarnai provokasi atau klaim sepihak yang memicu perpecahan.

Baca Juga :  Ketua Gembala Papua Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Tanah Papua

“Pemilihan kepala daerah adalah hak rakyat. Siapapun yang terpilih, itulah pilihan rakyat. Tugas kita menjaga hasilnya dengan jujur dan damai,” ujar Jhony.

Ia juga menegaskan bahwa proses demokrasi menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat Papua, sehingga perlu dijalankan secara elegan.

“Pemimpin yang hebat adalah yang menang lalu merangkul yang kalah. Sebaliknya, yang kalah harus bijak memberi selamat kepada pemenang. Jangan ada manuver yang menimbulkan keresahan,” pesannya.

Baca Juga :  Pendekatan Humanis Sat Binmas Polres Tolikara Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Jhony mengimbau agar seluruh pihak memberi ruang bagi KPU dan Bawaslu untuk bekerja secara profesional menjaga integritas pemilu.

“Suara rakyat adalah suara Tuhan. Kalau kita jujur, Tuhan akan memberkati Tanah Papua,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk tetap bersatu.

“Mari kita jaga Papua tetap damai, hindari provokasi, dan hormati pilihan rakyat. Itulah wujud demokrasi yang sejati,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru