Ini yang Dilakukan Satuan Narkoba Polres Merauke Terkait Tingginya Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Pelajar

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Penyalahgunaan Narkotika khususnya Ganja di kalangan pelajar di Merauke dinilai cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pelajar baik tingkat SMP, SMA-SMK sampai mahasiswa ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Merauke selama ini.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasat Narkoba Ipda Daniel Rumpaidus, kepada wartawan di Merauke mengatakan, tingginya penyalahgunaan Narkotika khususnya ganja di kalangan pelajar di Merauke saat ini pihaknya telah mengambil langkah-langkah diantaranya dengan turun ke sekolah yang memasukan surat untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan, terkait bahaya penyalahgunaan Narkotika itu.

‘’Pertama yang kami lakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada adik-adik kita di sekolah.

Baca Juga :  KPU Papua bersiap hadapi sengketa hasil PSU pilgub di MK

Hampir semua sekolah kami datangi apa yang menjadi dampak dari penyalahgunaan Narkotika baik sabu-sabu maupun ganja,’’ jelasnya.

Dikatakan, dari 16 kasus yang ditangani di tahun 2025 ini, sebagian besar pelakunya adalah pelajar.

‘’Sangat marak kalau kami lakukan patroli dan penangkapan, ternyata korbannya ini lebih banyak anak-anak. Upaya kami dari Polres adalah memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak-anak kita di sekolah,’’ terangnya.

Kasat Narkoba Daniel Rumpaidus memberikan saran kepada pemerintah daerah dengan mencoba kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke untuk bisa dilakukan test urine anak-anak di sekolah tersebut.

’’Karena rata-rata pelaku Narkotika yang kita tangkap ini adalah anak-anak di bawah umur. Kasihan, kalau kita sudah lakukan penangkapan kemudian diproses secara hukum. Sudah pasti akan berdampak status sosial dan pada masa depannya,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Polda Papua Terus Dalami Peristiwa Ledakan di Biak Numfor, Tim DVI dan Bidlabfor Dilibatkan dalam Proses Identifikasi

Karena, apabila ditemukan sebagai pengguna dan pengedar Narkotika maka sudah pasti akan diproses secara hukum.

“Kami minta tolong kepada para orang tua sebelum ke sekolah. Karena pengawasan melekat ada pada orang tua. Karena di sekolah hanya beberapa jam. Selanjutnya pengaruh lingkungan dan pengawasan orang tua. Kalau orang tua mengawasi ketat, begitu juga sekolah maka ini akan mengurangi pengaruh penyalahgunaan Narkotika di kalangan pelajar,’’ tambahnya.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru