GKI Klasis Mimika Ajak Umat Merendahkan Diri dan Berdoa di Tengah Kondisi Sosial yang Meningkat

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Klasis Mimika mengimbau seluruh umat dan masyarakat untuk merendahkan diri, berdoa, dan merenungi makna Masa Raya Advent di tengah meningkatnya dinamika sosial dan politik yang belakangan dirasakan semakin tidak kondusif di Kabupaten Mimika.

Dalam pernyataannya, GKI Klasis Mimika menyampaikan keprihatinan atas munculnya berbagai gejala sosial, ketegangan antarwarga, serta potensi tindakan intoleran yang dikhawatirkan dapat mengganggu kedamaian dan stabilitas kehidupan bersama. Gereja menilai bahwa situasi penuh tantangan ini perlu direspons dengan sikap iman yang benar, yakni kerendahan hati, doa, serta penghayatan mendalam atas kasih dan pengorbanan Kristus.

Baca Juga :  Pastikan Kesehatan Bersama Subsatgas Keladi Sagu Hadir Memeriksan Kesehatan Masyarakat

Ketua GKI Klasis Mimika, Pdt. Junus M. Bonsapia, S.Th, menekankan bahwa Masa Raya Advent harus menjadi momentum bagi umat untuk merenung, bertobat, dan mempersiapkan hati menyambut Sang Terang Dunia. Ia mengajak seluruh warga GKI dan masyarakat Mimika memohon hikmat Tuhan agar mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan bijaksana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengajak seluruh warga GKI serta masyarakat Mimika untuk senantiasa berdoa, merendahkan diri di hadapan Tuhan, dan memohon hikmat-Nya, supaya dalam kehidupan sehari-hari kita dimampukan menjauh dari tantangan sosial-politik, tindakan intoleran, serta potensi instabilitas yang mengancam kedamaian daerah ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Subsatgas Si-Ipar Polres Jayapura Hadirkan Kegiatan Belajar untuk Warga Kompleks Hebron Doyo Baru

GKI Klasis Mimika juga menegaskan komitmennya sebagai ruang pemersatu, tempat umat diajak menjaga persaudaraan, mengedepankan dialog, serta saling menopang dalam kasih. Gereja berharap masyarakat tetap tenang, bijaksana, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama di tengah beragam isu yang berkembang.

Menutup seruannya, GKI Klasis Mimika mengajak seluruh umat untuk terus berharap, berdoa, dan berdiri bersama menjaga Mimika sebagai rumah bersama yang aman dan damai. “Kiranya Terang Kristus menuntun langkah kita, menerangi keputusan kita, dan memampukan kita melewati setiap tantangan dengan kasih dan keteguhan iman,” ujar Pdt. Junus.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru