Fransiskus Kemong: Keamanan Kondusif Kunci Pembangunan di Mimika

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Tokoh Intelektual sekaligus Tokoh Pemuda Suku Amungme Kabupaten Mimika, Fransiskus Kemong, menyatakan dukungan penuh terhadap tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika.

Menurutnya, peran aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan situasi kondusif demi kelancaran pembangunan di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Fransiskus Kemong pada Selasa (27/01). Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Mimika kerap menghadapi berbagai konflik sosial di tengah masyarakat.

Salah satu konflik yang sempat mencuat terjadi di Distrik Kwamki Narama beberapa waktu lalu. Namun demikian, ia menilai konflik tersebut dapat diselesaikan dengan baik melalui pendekatan dialog dan peran aktif aparat keamanan, sehingga situasi kembali kondusif.

Baca Juga :  KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok, Satgas Ops Damai Cartenz Amankan Desa Sekitar

“Pengalaman ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak, termasuk aparat keamanan dan masyarakat, bekerja sama, maka setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai,” ujarnya.

Fransiskus menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap aparat keamanan dalam menjalankan tugasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan serta kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.

“Amolongo Nimao Witimi Saipa, saya selaku Tokoh Intelektual dan Tokoh Pemuda mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika untuk mendukung dan meningkatkan segala upaya aparat keamanan dalam menjaga kedamaian di tanah ini,” tutur Fransiskus.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi keamanan yang stabil akan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan. Menurutnya, kedamaian yang terjaga dengan baik akan membuka ruang bagi pembangunan infrastruktur yang merata, tidak hanya di wilayah pesisir tetapi juga hingga ke daerah pegunungan di Tanah Papua.

“Kedamaian adalah kunci utama pembangunan. Jika situasi aman dan kondusif, maka pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Berita Terbaru