Fatayat NU Turut Andil Dalam HUT Bhayangkara ke-79, Kadiv Humas: Mari Terus Bersinergi Membangun Bangsa

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) turut serta dalam defile HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2025. Sebanyak 172 personel Fatayat NU berbaris dalam batalyon 26.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengungkap, keikutsertaan Fatayat NU sebagai wujud nyata kolaborasi Polri dengan masyarakat. Hal itu semakin menunjukan komitmen Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat.

“Terima kasih atas partisiasi keikutsertaan Fatayat NU dalam peringatan HUT Bhayangkara tahun ini. Sinergitas ini menjadi lambang persatuan dan kesatuan Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kadiv Humas, Kamis (3/7/25).

Irjen Pol. Sandi mengemukakan, gotong-royong Polri dengan seluruh elemen masyarakat akan terus dilakukan. Dengan berbagai program pemerintah demi mewujudkan Indonesia Emas 2045, upaya Polri menjaga Kamtibmas, peran Fatayat NU sangatlah penting.

“Mari terus bersinergi membangun negeri, jadikan Indonesia unggul, Indonesia cerdas, di dalam Kebhinekaan yang ada,” jelas Irjen Pol. Sandi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi Polri yang kini semakin baik dan hadir di tengah masyarakat serta mampu merasakan penderitaan rakyat.

“Polisi Indonesia harus berada di tengah rakyat, merasakan penderitaan rakyat, mendengar jeritan hati rakyat,” jelas Presiden Prabowo di hadapan jajaran pimpinan Polri dan tamu undangan.

Baca Juga :  Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

Pernyataan ini disampaikan Prabowo sebagai pengingat bahwa cita-cita kemerdekaan Indonesia bukan sekadar menjadi bangsa yang berdaulat, tetapi juga negara yang makmur dan adil. Beliau menekankan bahwa polisi yang dicintai rakyat adalah yang mampu membela kelompok paling lemah dan tertindas.

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat—polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” ujar Presiden Prabowo.(rd)

Berita Terkait

Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI
Kapolri Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolda Jajaran
Kakorlantas Polri Tekankan Kolaborasi Stakeholder Dalam Pengamanan Operasi Ketupat
Sespimti Dikreg 35 dan Sespimmen Dikreg 66 Resmi Dibuka, Siapkan Pemimpin Polri Berintegritas
Seleksi Ketat SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 14.582 Pelajar Berebut 180 Kursi
Polri Lakukan Mutasi 1.086 Personel, Polwan Dipercaya Isi Jabatan Strategis Direktorat PPA dan PPO
Kapolri Pimpin Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun Ajaran 2025 di Lemdiklat Polri
Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:28 WIB

Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:28 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolda Jajaran

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:11 WIB

Kakorlantas Polri Tekankan Kolaborasi Stakeholder Dalam Pengamanan Operasi Ketupat

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:14 WIB

Sespimti Dikreg 35 dan Sespimmen Dikreg 66 Resmi Dibuka, Siapkan Pemimpin Polri Berintegritas

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Seleksi Ketat SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 14.582 Pelajar Berebut 180 Kursi

Berita Terbaru