Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Mantan Panglima Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) Markas Victoria, Lambertus Pekuikir, menyerukan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan di Kabupaten Keerom, Papua. Ia berharap kondisi aman dan kondusif yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat.

Lambertus, yang juga dikenal sebagai pencetus gerakan Keerom Damai pada tahun 2014, menegaskan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Keerom hingga saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali. Menurutnya, stabilitas tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama masyarakat dalam menjaga perdamaian.

“Situasi di Keerom sampai hari ini aman dan terkendali. Tidak benar jika ada isu yang mengatakan masyarakat terpecah atau terjadi konflik. Justru masyarakat hidup rukun dan saling menghargai,” ujar Lambertus

Ia menilai bahwa berbagai isu yang tidak jelas kebenarannya kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memprovokasi dan memecah belah persatuan masyarakat. Oleh karena itu, Lambertus mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Lambertus juga menekankan bahwa selama ini masyarakat Keerom, baik penduduk asli maupun pendatang, hidup berdampingan secara harmonis. Menurutnya, kebersamaan dan toleransi tersebut merupakan modal penting bagi masa depan Keerom yang damai.

“Masyarakat Keerom hingga saat ini, baik penduduk asli maupun pendatang, hidup berdampingan dan tidak terpecah belah hanya karena isu-isu yang tidak jelas adanya,” katanya.

Lebih lanjut, Lambertus mengajak seluruh masyarakat Keerom untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar daerah tersebut tetap aman dan damai. Ia juga mendorong peran aktif seluruh instansi TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, serta dewan adat dalam menjaga perdamaian yang telah terbangun.

Baca Juga :  Polres Merauke Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Beras Di Pasaran

“Kedamaian ini bukan dibangun oleh satu pihak saja, tetapi merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama-sama dan jangan mudah terprovokasi,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Lambertus juga meminta kelompok-kelompok yang tengah menunjukkan eksistensinya agar tidak melibatkan masyarakat sipil, terlebih melakukan aksi kekerasan yang dapat merugikan warga tidak bersalah.

“Saya meminta agar masyarakat sipil tidak dilibatkan dan tidak menjadi korban. Mari kita hindari tindakan kekerasan dan bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Papua,” pungkas Lambertus.(rd)

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif
Januaris Iba Ajak Pejabat di Papua Jalankan Amanah Berlandaskan Nilai Agama
Tokoh Gereja di Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan Terkait Yahukimo
Kapolsek Kelila Pimpin Patroli Jalan Kaki, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Serap Aspirasi Warga, KBO Binmas Polres Sarmi Sambangi Petani Nanas Mararena
Aksi Nyata Melisa Tabo Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Kebakaran
FKUB Papua Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden RI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:57 WIB

Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:56 WIB

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:55 WIB

Januaris Iba Ajak Pejabat di Papua Jalankan Amanah Berlandaskan Nilai Agama

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:54 WIB

Tokoh Gereja di Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan Terkait Yahukimo

Berita Terbaru