Dua Kios Pengendali Inflasi di Oksibil Sediakan Bahan Pokok, Harga Dipengaruhi Biaya Transportasi Udara

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Sebanyak dua kios atau outlet pangan yang berfungsi sebagai pengendali inflasi menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Kedua kios tersebut berada di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil.

Kehadiran kios pengendali inflasi ini bertujuan menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. Namun, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi melalui transportasi udara menuju wilayah Pegunungan Bintang.

Beberapa komoditas pangan yang dijual di kios tersebut antara lain beras premium dengan harga Rp40.000 per kilogram. Selain itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter.

Baca Juga :  Kembali Kunjungi Puncak Jaya, Kapolda Papua Tengah Temui Massa Pendukung Paslon 01 dan 02 Untuk Serukan Aksi Damai

Untuk komoditas gula pasir, harga yang dipatok sebesar Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam potong tercatat Rp60.000 per kilogram dan daging sapi segar mencapai Rp190.000 per kilogram.

Pada komoditas telur, telur ayam lokal dijual dengan harga Rp120.000 per rak. Sementara itu, harga bawang merah tercatat Rp110.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga :  Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Gantung Diri Di Polimak I, Polresta Jayapura Kota Lakukan Penyelidikan

Adapun harga cabai rawit mencapai Rp150.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting dijual dengan harga Rp130.000 per kilogram. Kenaikan harga pada berbagai komoditas tersebut dipengaruhi oleh biaya pengangkutan barang yang relatif tinggi karena distribusi dilakukan melalui jalur udara.

Kios atau outlet pengendali inflasi tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001. Keberadaan kios tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok sekaligus menjadi sarana pemantauan harga pangan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.(rd)

Berita Terkait

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas
Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat
Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat
Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran
Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai
Kebakaran Hanguskan Belasan Ruko di Jalan Irian–Trikora Wamena, Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penanganan
Rangkaian Perayaan Paskah, Kapolresta “Toleransi dan Kebersamaan Adalah Kunci Utama Kondusifitas Kamtibmas”
Polres Tolikara Tingkatkan Patroli Rutin, Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 05:43 WIB

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas

Selasa, 7 April 2026 - 05:42 WIB

Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 06:58 WIB

Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat

Senin, 6 April 2026 - 06:57 WIB

Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran

Minggu, 5 April 2026 - 07:22 WIB

Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai

Berita Terbaru