Dialog Interaktif “Polisi Menyapa” Bahas Pengawasan Peredaran Minuman Keras di Jayapura

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Narkoba bersama Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua menjadi narasumber dalam program dialog interaktif “Polisi Menyapa” yang digelar di Stasiun LPP RRI Jayapura pada. Kegiatan ini mengangkat tema Pengawasan Peredaran Minuman Keras di Wilayah Jayapura dan berlangsung interaktif bersama masyarakat, Kamis (11/12/25).

Hadir sebagai narasumber Panit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Papua, Iptu Lukman Hady Saputro, S.H., M.H., serta Kasi Peningkatan Kapasitas dan Kerjasama Satpol PP Provinsi Papua, Zeth Alex Awak, S.IP. Program ini difasilitasi Bidang Humas Polda Papua dengan dukungan personel peliputan dan pendamping narasumber.

Panit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Papua, Iptu Lukman Hady Saputro, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengawasan peredaran miras menjadi prioritas menjelang Natal dan Tahun Baru karena tren peningkatan konsumsi pada periode tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelang akhir tahun, konsumsi dan peredaran minuman keras cenderung meningkat. Karena itu kami memperketat pengawasan, mulai dari pengecekan toko berizin, pemeriksaan distribusi, hingga penindakan miras ilegal. Tujuannya agar situasi Kamtibmas tetap aman dan masyarakat terlindungi dari dampak negatif miras,” ujar Iptu Lukman.

Baca Juga :  Subsatgas Keladi Sagu Polres Jayapura Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pangkalan Ojek Kompleks Buton

Ia juga menegaskan bahwa edukasi publik tidak kalah penting dibandingkan penegakan hukum.

“Banyak kasus kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga KDRT berawal dari miras. Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan dengan menahan diri dari konsumsi miras dan melaporkan bila mengetahui peredaran ilegal,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Peningkatan Kapasitas dan Kerjasama Satpol PP Provinsi Papua, Zeth Alex Awak, S.IP., memaparkan bahwa Satpol PP terus melakukan penertiban lapangan sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2013 dan Perda 22 Tahun 2016. Ia mengungkapkan bahwa banyak pedagang masih melanggar izin penjualan maupun jam operasional.

“Masalah utama di lapangan adalah pedagang yang menjual tanpa izin atau menjual di luar ketentuan golongan. Kami sering temukan lapak-lapak miras ilegal yang beroperasi di pinggir jalan, terutama di Waena, Abepura, Entrop, dan sekitarnya. Menjelang Natal dan Tahun Baru, kami meningkatkan patroli untuk memastikan perda berjalan efektif,” ujar Zeth Awak.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Tolikara Gelar Patroli Kesiapsiagaan

Ia juga menyoroti perlunya kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat.

“Penertiban miras bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat memiliki peran besar. Bila ada yang mengetahui tempat penjualan ilegal atau pelanggaran izin, segera laporkan. Kami akan tindak lanjuti. Semakin besar dukungan masyarakat, semakin mudah kita menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” katanya.

Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait pemasok miras, dugaan backing oknum, hingga usulan pengaturan waktu penjualan. Narasumber menegaskan bahwa aparat memiliki mekanisme pengawasan internal dan siap menindak personel yang terbukti terlibat dalam pelanggaran.

Melalui program “Polisi Menyapa” ini, Ditresnarkoba Polda Papua dan Satpol PP berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara aparat dan masyarakat dalam menekan peredaran miras serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru