‎Demo Ricuh Lantaran Ingin Long March, Polisi Amankan Empat Penanggung Jawab Massa Aksi

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Akibat memaksakan untuk lakukan long March dengan tujuan bergabung bersama massa aksi di lingkaran Abepura, petugas Kepolisian melakukan penyekatan atau menghentikan massa aksi bernama Solidaritas Aksi Uncen karena dikuatirkan akan mengganggu ketertiban umum.

‎Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di Perumnas III Waena, Selasa (30/9) siang.

‎Kapolresta mengatakan, sesuai komitmen bersama korlap massa aksi dari Solidaritas di awal bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan long March. “Silahkan sampaikan aspirasi di tempat, agar tidak mengganggu masyarakat lainnya,” ungkapnya.

‎”Massa aksi di Gapura Uncen atas memaksa untuk melakukan long march sehingga terjadi keributan, bahkan anggota juga sempat dilempari dengan batu dan botol,” jelas KBP Frederickus.

‎Lebih lanjut kata Kapolresta, ada Empat orang penanggung jawab aksi telah diamankan pihak Kepolisian lantaran diduga telah melakukan provosasi situasi.

‎”Empat orang sebagai penanggung jawab aksi telah kami amankan, karena telah lakukan provokasi situasi,” tegas Kapolresta.

‎Dirinya juga menambahkan, untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi hari ini sebanyak 670 personel gabungan dilibatkan dan ditempatkan di beberapa titik di dua lokasi diantaranya Abepura dan Heram, walau dalam pelaksanaannya kelompok yang menamakan diri mereka Solidaritas Aksi Uncen tidak mendapatkan ijin, namun pihak Kepolisian tidak pernah menutup ruang demokrasi yang ada.

‎”Pada prinsipnya ruang untuk menyampaikan aspirasi itu sah-sah saja, yang penting tidak mengganggu ketertiban umum, seperti di Gapura Uncen Bawah, mereka sampaikan aspirasi di tempat dan tertib, beda dengan yang di Uncen Atas, mereka memaksakan untuk lakukan long March, untuk itu tidak kami ijinkan,” tutup Kapolresta KBP Frederickus Maclarimboen.(rd)

Baca Juga :  Kapolres Pegunungan Arfak Melaksanakan Giat Pendistribusian Pupuk Kepada Kelompok Tani

Berita Terkait

Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tolikara
Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Polantas Keerom Bekali Pelajar SMPN 3 Arso VI dengan Edukasi Berlalu Lintas
Masuki Hari Ketiga Ops Keselamatan Cartenz 2026, Sat Lantas Polres Sarmi Gencarkan Edukasi di Kawasan Neidam
Sat Binmas Polres Tolikara Dampingi Dinas Sosial Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Kebakaran di Karubaga
Polres Tolikara Intensifkan Patroli, Pastikan Keamanan Warga Pasca Kebakaran di Giling Baru dan Kogome
Polairud Polres Merauke Gelar Jumat Berkah, Bagikan Tali Asih kepada Masyarakat di Kali Maro
Polres Tolikara Kawal Penyaluran Sembako untuk Pengungsi Kebakaran Giling Batu–Kogome Karubaga
Satlantas Polres Mamberamo Tengah Gelar Pelayanan Pagi untuk Wujudkan Kamseltibcarlantas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:35 WIB

Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tolikara

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:34 WIB

Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Polantas Keerom Bekali Pelajar SMPN 3 Arso VI dengan Edukasi Berlalu Lintas

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:44 WIB

Masuki Hari Ketiga Ops Keselamatan Cartenz 2026, Sat Lantas Polres Sarmi Gencarkan Edukasi di Kawasan Neidam

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:43 WIB

Sat Binmas Polres Tolikara Dampingi Dinas Sosial Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Kebakaran di Karubaga

Senin, 2 Februari 2026 - 07:13 WIB

Polres Tolikara Intensifkan Patroli, Pastikan Keamanan Warga Pasca Kebakaran di Giling Baru dan Kogome

Berita Terbaru