Wakapolda Papua Barat Pimpin Launching Penangkaran Benih Jagung Petani Milenial OAP

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari – Polda Papua Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) melalui launching program penangkaran benih dan penanaman jagung oleh petani milenial OAP di SP 5 Macuan, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Kamis (7/5/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., GRGP., CHCM., CRPP., diikuti PJU Polda Papua Barat, Para Mahasiswa, Serta para kelompok Tani di wilayah Papua Barat.

 

Polda Papua Barat menyerahkan bantuan benih jagung kepada kelompok tani serta penanaman perdana yang dilakukan bersama oleh jajaran Polda Papua Barat, Dinas Pertanian, mahasiswa, dan masyarakat petani setempat.

 

Wakapolda Papua Barat menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian pertanian di Papua Barat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda OAP di sektor pertanian modern.

 

Menurutnya, program penangkaran benih jagung lahir dari kondisi riil di lapangan, dimana Papua Barat masih menghadapi keterbatasan ketersediaan benih unggul dan sektor pertanian yang selama ini masih didominasi tenaga kerja dari luar Papua.

Baca Juga :  Polda Papua Barat Gelar Tournament E-Sport Peringati Hari Bhayangkara ke-79

 

“Melalui kolaborasi antara Polda Papua Barat dan Dinas Pertanian, kami ingin mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya petani milenial OAP, agar mampu menjadi pelaku utama dalam pengembangan pertanian modern di Papua Barat,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Polda Papua Barat turut memfasilitasi distribusi sekitar 3 ton benih jagung kepada 178 petani yang tergabung dalam delapan kelompok tani di wilayah Papua Barat.

Program ini juga melibatkan sekitar 20 mahasiswa, 11 kelompok tani di Distrik Masni, serta masyarakat OAP sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian daerah.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyediakan lahan sehingga program penangkaran benih dan penanaman jagung dapat terlaksana dengan baik.

 

Pada tahap awal, lahan seluas 1,5 hektare disiapkan untuk penanaman jagung dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 5 ton.

 

Selain fokus pada peningkatan produksi, para petani juga didorong untuk memahami teknik budidaya, pengelolaan benih, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.

 

“Polda Papua Barat hadir sebagai fasilitator untuk membantu masyarakat, khususnya petani OAP, agar mendapatkan dukungan dan akses dalam pengembangan sektor pertanian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolda Papua Tengah Laksanakan Commander Wish dengan Motto "Komunikasi untuk Kenyamanan"

 

Wakapolda juga berpesan kepada para petani milenial OAP agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

 

“Kita ingin melahirkan petani-petani muda OAP yang mampu menginspirasi, bukan hanya menanam jagung, tetapi juga menanam pengetahuan dan semangat membangun pertanian Papua Barat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Gudug Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

 

“Polda Papua Barat tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang produktif dan bermanfaat. Program penangkaran benih jagung ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian petani OAP sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

 

Program penangkaran benih dan penanaman jagung ini diharapkan terus berkembang guna melahirkan petani yang mandiri, produktif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan pangan di Papua Barat.(AD)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru