10 Nama Mafia Tambang Emas Ilegal di Manowkari Kembali Mencuat, Kinerja Kapolda Dipertanyakan

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari, Papua Barat – Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Manokwari kian marak dan berlangsung secara terbuka tanpa hambatan berarti. Sejumlah wilayah seperti Waserawi, Warmumi, dan Wariori diduga menjadi pusat operasi pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat jenis excavator.

Fenomena ini memicu sorotan publik, terutama terkait lemahnya pengawasan dan penindakan oleh aparat penegak hukum. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan komitmen penegakan hukum yang selama ini digaungkan pemerintahan Prabowo Subianto.

Berdasarkan informasi dari sumber kredibel, praktik tambang ilegal di wilayah tersebut diduga dikendalikan oleh sejumlah aktor yang telah lama beroperasi. Mereka disebut bebas menjalankan aktivitasnya tanpa hambatan berarti.

“Diduga ada sekitar 10 nama yang mengendalikan aktivitas tambang emas ilegal ini, antara lain Hasan, Rahman, Bahar, Budi Palopo, Bos Kadir, Hj Budi, Arman, Adit, Ciwang, dan Hj Nana. Mereka masih beroperasi secara langsung menggunakan excavator,” ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  Gabungan TNI-Polri dan Masyarakat Evakuasi Korban Laka Tunggal di Jembatan Perbatasan Kelila-Bokondini

Menanggapi kondisi ini, Advokat dan Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, angkat bicara dan mempertanyakan kinerja Kapolda Papua Barat, Alfred Papare.

“Seharusnya Kapolda yang baru mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik, apalagi jika sebelumnya upaya pemberantasan belum maksimal,” tegas Warinussy.

Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyisiran dan penindakan hukum tanpa harus menunggu penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Hutan dan sungai sudah mengalami kerusakan serius akibat aktivitas alat berat. Jangan menunggu WPR terbit baru bertindak. Ini jelas aktivitas ilegal yang merusak lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kabid Humas : Speedboat Alami Laka Laut di Perairan Yapen

Warinussy juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik tambang ilegal berpotensi memperparah kerusakan ekosistem serta mengancam hak-hak masyarakat adat dan masa depan generasi mendatang.

Sementara itu, dalam wawancara bersama jurnalis senior Najwa Shihab yang dikutip dari Merdeka.com, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyoroti maraknya tambang ilegal di Indonesia.

Ia mempertanyakan bagaimana aktivitas ilegal dapat berlangsung tanpa terdeteksi aparat di lapangan, mulai dari Babinsa hingga jajaran TNI dan Polri.

“Saya kira polisi harus beresin diri, TNI juga harus berbenah. Polisi yang baik dan tentara yang hebat itu tuntutan rakyat, bukan sekadar selera pimpinan,” tegas Presiden.(team)

Berita Terkait

Polresta Cilacap Sigap Amankan Kebakaran Pusat Perbelanjaan, Evakuasi Warga Hingga Pengamanan Aset
Kebakaran Hebat di Karubaga Tolikara, Polda Papua Imbau Warga Tetap Waspada dan Tidak Terprovokasi Isu
Respons cepat Polsek Karas bersama Koramil dan warga padamkan kebakaran di Kampung Malakuli
Hari Ketiga Operasi Gabungan, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Terkendala Cuaca Buruk
Diduga Dipengaruhi Miras, Pengemudi Alami Kecelakaan Tunggal di Sentani
Polri Bergerak Cepat, Water Canon Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Jalan Seringgu Merauke
Gabungan TNI-Polri dan Masyarakat Evakuasi Korban Laka Tunggal di Jembatan Perbatasan Kelila-Bokondini
Kabid Humas : Speedboat Alami Laka Laut di Perairan Yapen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 23:26 WIB

10 Nama Mafia Tambang Emas Ilegal di Manowkari Kembali Mencuat, Kinerja Kapolda Dipertanyakan

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:30 WIB

Polresta Cilacap Sigap Amankan Kebakaran Pusat Perbelanjaan, Evakuasi Warga Hingga Pengamanan Aset

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:00 WIB

Kebakaran Hebat di Karubaga Tolikara, Polda Papua Imbau Warga Tetap Waspada dan Tidak Terprovokasi Isu

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:56 WIB

Respons cepat Polsek Karas bersama Koramil dan warga padamkan kebakaran di Kampung Malakuli

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:43 WIB

Hari Ketiga Operasi Gabungan, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Terkendala Cuaca Buruk

Berita Terbaru