Papua — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Polres Supiori melakukan pengecekan harga pangan di pasar tradisional dan ritel modern di wilayah Kabupaten Supiori, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pemantauan Harga Eceran Tertinggi (HET) guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Pengecekan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIT di kawasan Jalan Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh IPTU Muh. Rustam, S.H., M.H., bersama sejumlah personel yang tergabung dalam Satgas Saber, yakni IPDA B. Irtom Paarrang, S.H., BRIPTU Astam Ismawan, S.H., BRIPDA Patricius P. Sitanggang, dan BRIPDA Floryan John Thery Antou.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengecekan di Toko Sinar Fajar Supiori yang beralamat di Jalan Raya Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, dengan penanggung jawab Rexy Ludong. Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah komoditas pangan terpantau dijual dengan harga yang bervariasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beras premium dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram dan beras medium Rp17.000 per kilogram. Sementara itu, gula KTM dijual Rp19.000 per kilogram dan gula merek Gulaku Rp20.000 per kilogram. Namun, untuk komoditas beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita tidak tersedia di toko tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras premium dan beras medium diketahui telah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Hal serupa juga terjadi pada gula KTM yang tercatat dijual di atas HET. Selain itu, tidak tersedianya beras SPHP dan minyak goreng Minyakita di lokasi pengecekan menjadi salah satu temuan dalam kegiatan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Satgas Saber Polres Supiori akan terus melakukan pengecekan harga pangan secara berkala serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan. Pemantauan juga akan diperluas ke berbagai toko dan penjual di wilayah Kabupaten Supiori guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.(rd)




























