Lima Warga Meninggal Dunia Akibat Insiden di Yahukimo, Upaya Evakuasi Terkendala Cuaca Buruk

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Yahukimo, setelah dua peristiwa penyerangan terjadi di kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin, tepatnya di wilayah Kali I. Insiden tersebut terjadi dalam dua hari berturut-turut, yaitu pada Minggu (21/9/2025) dan Senin (22/9/2025).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P mengungkapkan, dalam kejadian ini, lima orang dilaporkan meninggal dunia.
Diantaranya dua korban an. Desem Dominggus dan Marselinus Manek menjadi korban pada peristiwa pertama, sementara tiga korban lainnya Roberto, Yunus, dan Unu ditemukan dalam insiden kedua.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Papua Resmi Tutup Rakernis Humas Polda Papua T.A. 2025

“Kami sangat berduka atas peristiwa ini. Tim di lapangan terus bekerja keras untuk mengevakuasi warga yang masih berada di area tambang,” ujar Kombes Cahyo kepada wartawan, Rabu (24/9/2025).

Berdasarkan laporan sementara, banyak penambang telah meninggalkan lokasi setelah insiden. Namun, sebagian lainnya masih berada di area tersebut. Di Lokasi 77, misalnya, dari total 23 penambang, hanya tersisa 4 orang. Sementara di wilayah Kali Kulum, sekitar 20 orang dilaporkan masih belum berhasil dievakuasi.

Baca Juga :  Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Biddokkes Polda Sulut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojol

Upaya evakuasi telah dilakukan sejak Senin (22/9/2025) oleh personel gabungan dari Sat Brimob, Polres Yahukimo, dan Satgas Operasi Damai Cartenz. Namun, proses ini tidak berjalan mudah. Selain menghadapi tantangan di lapangan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat berupa hujan deras turut memperlambat proses penyelamatan.

“Tim evakuasi sebenarnya sudah disiapkan hari ini, namun cuaca dan situasi keamanan yang belum stabil menjadi kendala utama. Kami berharap besok kondisi memungkinkan untuk melanjutkan proses evakuasi,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Polda Papua Gelar Anev Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10, Fokus Perkuat Outcome dan Stabilitas Kamtibmas
Bid Tik Polda Papua Sosialisasikan Super App Polri Dan Layanan 110 Presisi Di Sekolah-Sekolah Kota Jayapura
Kapolda Papua Pimpin Upacara Peringatan Ke-118 Hari Kebangkitan Nasional
Utusan Polda Papua Raih Peringkat Dua Nasional pada Seleksi Pendidikan Kepemimpinan Administrator Polri T.A. 2026
Polda Papua dan Uncen Perkuat Pendekatan Humanis dalam Penanganan Konflik Tanah Ulayat
Polda Papua Laksanakan CAT Akademik Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus Polri T.A. 2026
Polda Papua Perkuat Kompetensi Penyidik dan Personel Labfor Melalui Pelatihan Digital Forensik
Polda Papua Hadiri Syukuran HUT Ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih, Teguhkan Sinergitas untuk Papua Aman dan Sejahtera
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:19 WIB

Polda Papua Gelar Anev Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10, Fokus Perkuat Outcome dan Stabilitas Kamtibmas

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:58 WIB

Kapolda Papua Pimpin Upacara Peringatan Ke-118 Hari Kebangkitan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:13 WIB

Utusan Polda Papua Raih Peringkat Dua Nasional pada Seleksi Pendidikan Kepemimpinan Administrator Polri T.A. 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:49 WIB

Polda Papua dan Uncen Perkuat Pendekatan Humanis dalam Penanganan Konflik Tanah Ulayat

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:48 WIB

Polda Papua Laksanakan CAT Akademik Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus Polri T.A. 2026

Berita Terbaru