Yalimo Harus Tenang, Habib Syakur Serukan Dialog Damai dan Persaudaraan

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di Distrik Elilim, Kabupaten Yalimo, Selasa (16/9/2025).

Insiden ini dipicu oleh ucapan bernada rasis antarpelajar yang kemudian memicu kemarahan masyarakat hingga berujung pada pembakaran fasilitas umum.

Habib Syakur menegaskan bahwa peristiwa ini harus dilihat sebagai pelajaran bersama, bukan bahan untuk memperlebar jurang kebencian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia ini dibangun atas semangat Bhinneka Tunggal Ika. Satu kata, satu ucapan yang salah bisa menjadi bara. Tetapi bangsa ini akan hancur jika bara itu dibiarkan menjadi api. Kita tidak boleh kalah oleh provokasi rasis yang hanya memecah persaudaraan,” tegasnya, hari ini.

Baca Juga :  Otoritas Moral Gereja Jangan Tercemar Politik Praktis

GNK, lanjut Habib Syakur, mendesak aparat, tokoh adat, tokoh agama, dan dunia pendidikan di Papua untuk segera melakukan pendekatan persuasif. Dialog damai dan penegakan hukum yang adil menjadi kunci agar kerusuhan tidak berlanjut dan tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu yang ingin merusak persatuan bangsa.

“Kita tidak boleh biarkan isu rasis ini dijadikan bahan bakar politik identitas atau dipelintir kelompok separatis. Semua pihak harus dewasa menyikapi, karena bangsa ini besar bukan karena satu suku, tapi karena kita bersatu,” ujarnya.

Habib Syakur juga mengajak generasi muda di Papua agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, insiden ucapan rasis dari satu individu tidak boleh digeneralisir menjadi kebencian kolektif terhadap kelompok atau suku tertentu.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Terkait Pembakaran Makota Cenderawasih

“Anak-anak Papua, kalian adalah bagian terhormat dari Indonesia. Jangan biarkan satu kata kotor merusak masa depanmu. Jawablah kebodohan dengan kecerdasan, jawablah kebencian dengan persaudaraan,” tambah Habib Syakur.

Dengan sikap tegas ini, GNK berharap insiden di Yalimo segera mereda, masyarakat kembali rukun, dan aparat dapat bekerja menjaga keamanan dengan tetap mengedepankan prinsip humanis.

“Indonesia berdiri di atas keberagaman yang indah. Dari Sabang sampai Merauke, dari Toraja hingga Yalimo, semuanya adalah satu keluarga besar yang diikat oleh merah putih. Seluruh masyarakat harus sama-sama meredam amarah dengan kepala dingin. Mari jaga persaudaraan, sebab Papua dan seluruh Indonesia adalah satu bangsa, satu rumah, dan satu keluarga,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Polsek Tanah Miring Intensifkan Patroli, Tegas Cegah Aksi Balap Liar di Jalan SP 7
Polres Tolikara Perkuat Pengamanan Ibadah Minggu, Patroli Dialogis Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Saber Lakukan Pengecekan Stok dan Harga Minyak Goreng di Supiori
Satgas Saber Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Polsek Nimbokrang Dampingi Petani Rawat Lahan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Jayapura
Satgas Saber Cek Harga Pangan di Jayapura, Stok dan Harga Stabil Jelang Ramadan
Sat Binmas Polres Tolikara Dampingi Aktivitas Mama-Mama Papua ke Pasar, Perkuat Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Satgas Saber Papua Temukan Sejumlah Komoditas Pangan di Atas HAP dan HET di Keerom
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 02:40 WIB

Polsek Tanah Miring Intensifkan Patroli, Tegas Cegah Aksi Balap Liar di Jalan SP 7

Senin, 2 Maret 2026 - 02:39 WIB

Polres Tolikara Perkuat Pengamanan Ibadah Minggu, Patroli Dialogis Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:04 WIB

Satgas Saber Lakukan Pengecekan Stok dan Harga Minyak Goreng di Supiori

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:03 WIB

Satgas Saber Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:36 WIB

Polsek Nimbokrang Dampingi Petani Rawat Lahan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Jayapura

Berita Terbaru