Tokoh Pemuda Papua Ajak Warga Jayapura Bijak Sikapi Isu Dogiyai: Jangan Terprovokasi

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Intelektual Pemuda Papua dari Suku Mee di Jayapura, Dony Donatus Gobay, S.T., mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pemuda di Kota Jayapura untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang pasca-insiden di Dogiyai.

 

Dony menekankan pentingnya menjaga kondusivitas serta persatuan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibu kota provinsi tersebut tetap terjaga.

 

Pernyataan ini muncul menyusul adanya informasi mengenai rencana aksi massa di Jayapura yang kembali mengangkat isu terkait kasus di Dogiyai. Meski mengakui bahwa kebebasan berpendapat dilindungi oleh undang-undang, Dony mengingatkan agar aspirasi disampaikan melalui mekanisme yang benar.

 

“Siapapun berhak menyampaikan pendapatnya di muka umum, itu dijamin oleh konstitusi. Namun, penyampaian pendapat tersebut perlu dilakukan dengan tertib, damai, dan sesuai dengan jalur atau prosedur yang berlaku agar tidak mengganggu kepentingan umum,” ujar Dony Gobay saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (10/5).

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Imbau TPN-OPM Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

 

Dony meminta masyarakat, khususnya kaum muda, agar tidak mudah tersulut emosi oleh narasi-narasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan. Menurutnya, persoalan hukum yang terjadi di Dogiyai saat ini sudah ditangani oleh otoritas yang berwenang.

 

“Jangan terprovokasi dengan isu perpecahan yang mampu memecah kita. Termasuk masalah di Dogiyai. Pihak-pihak terkait telah mengambil bagian untuk menyelesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Mari kita percayakan prosesnya kepada pihak berwajib,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengajak warga Papua untuk berperan aktif menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian di tanah Papua. Hal ini bisa dimulai dari skala terkecil, yakni lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Baca Juga :  Hari Ke-11 Operasi Lilin Cartenz 2025, Polda Papua Perketat Kesiapsiagaan Menjelang Malam Pergantian Tahun

 

Dony berharap masyarakat bisa lebih memfilter informasi yang beredar di media sosial agar tidak terjebak dalam kegaduhan yang justru merugikan masyarakat luas.

 

“Mari kita bersama-sama mengantisipasi isu-isu atau aksi-aksi yang berpotensi memicu kegaduhan. Jangan sampai ada tindakan yang justru membawa kerugian bagi kita semua. Papua yang damai adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

 

Kasus Dogiyai atau dikenal ‘Tragedi Dogiyai Berdarah’ pada 31 Maret 2026 pun saat telah menarik perhatian Kemen Hak Asasi Manusia (KemenHAM RI).

KemenHAM bahkan telah mengambil Langkah-langkah dan berkomitmen mengawal penanganan kasus hingga tuntas.(RD)

Berita Terkait

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua
Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua
Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme
Tokoh Pemuda Takabera Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas di Tembagapura
Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang 1 Juli
Tokoh Adat Tabi Tolak Aksi Anarkis, Serukan Jayapura Tetap Damai dan Harmonis
Charles Kossay: Jangan Jadi Penonton, Lawan Provokasi Medsos dengan Karya Nyata
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:51 WIB

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:50 WIB

Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua

Senin, 22 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Tokoh Pemuda Takabera Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas di Tembagapura

Berita Terbaru